Yang Jauh Terasa Dekat… Yang Dekat Terasa Jauh…

April 18, 2011 § Leave a comment

Di zaman semakin modern ini, banyak hal yang berkembang dan semakin maju. Seperti teknologi. Teknologi terus berkembang pesat dari waktu ke waktu. Manusia terus melakukan penemuan-penemuan untuk memenuhi kebutuhannya. Salah satunya menciptakan sesuatu yang dapat memudahkan pekerjaan. Segala sesuatunya di sekarang-sekarang ini rasanya serba instan. Serba praktis. Tidak banyak waktu terbuang. Yang jauh terasa dekat. Yang global terasa sempit.

Handphone/ Ponsel

Ponsel tidak bisa lagi dipisahkan dengan kehidupan kita sehari-hari. Jika jaman dulu ponsel merupakan kebutuhan tersier, sekarang ini bisa saja ponsel telah menjadi kebutuhan basic.
Namun, banyak dari kita tidak tahu menahu bagaimana sejarah munculnya ponsel dan perkembangannya saat ini yang sangat pesat. Mungkin penjelasan sejarah ponsel ini lebih mirip dengan pelajaran science di sekolah dasar, namun penulis yakin banyak yang ambil manfaat, karena industri ini begitu mencengangkan.
Sejarah Penemuan Ponsel
Sejarah dimulai pada tahun 1908, dimana waktu itu Amerika Serikat memberi paten khusus kepada Nathan B Stubblefield atas penemuan teknologi telepon radio versi pertama. Tahun 1926 kereta api Berlin – Hamburg berhasil menyediakan telepon radio bagi penumpangnya, yang selanjutnya teknologi ini digunakan secara luas oleh Jerman untuk kepentingan perang dunia kedua.
Paska perang dunia kedua, telepon radio digunakan untuk kepentingan-kepentingan khusus. Tahun 1969 Amerika Serikat menerbitkan lisensi kepada operator penyelenggara layanan ponsel, namun hanya bisa menerima panggilan saja. Layanan ponsel komersial pertama diluncurkan oleh ARP Finlandia pada tahun 1971, yang selanjunya disebut sebagai generasi 0.
Ponsel generasi 0 (0G) tidak bisa bergerak bebas seperti yang bisa kita nikmati saat ini, karena setiap hubungan telepon hanya bisa di kelola oleh satu cell saja, tidak bisa bergerak ke cell lainnya. Adalah Amos E Joel Jr yang menemukan konsep handoff pada tahun 1971, yang memungkinkan komunikasi dengan ponsel bergerak melalui beberapa cell tanpa terputus. Disisi lain, setelah sekian waktu bersaing dengan Bell, akhirnya handphone modern pertama ditemukan tahun 1973 oleh Martin Cooper, seorang peneliti Motorolla, yang kemudian diberi nama Motorolla DynaTAC 8000X. Penemuan tersebut di patenkan di Amerika Serikat tanggal 17 Oktober 1973.
Di Indonesia sendiri baru menerapkan kecanggihan teknologi komunikasi tersebut belasan tahun kemudian. Dimulai pada tahun 1984 teknologi seluler pertama kali hadir di Indonesia dengan berbasis teknologi Nordic Mobile Telephone (NMT).

Di tahun 1985-1992 ponsel mulai beredar di Indonesia,namun tidak bisa di masukkan kedalam saku baju atau celana karena bentuknya yang besar dan panjang,dengan berat rata2 430gram (hampir setengah kilogram).

Harga ponselnya juga tidak murah,berkisar diatas 10 juta per unit.Di tahun ini pula baru dikenal dua teknologi seluler yaitu NMT-470,modifikasi NMT-450.

Di akhir 1993 PT Telkom memulai proyek percontohan seluler digital Global System for Mobile (GSM),dimulai di dua pulau,yakni Pulau Batam dan Pulau Bintan. Di tahun 1994 PT Satelit Palapa Indonesia (Satelindo) beroperasi sebagai operator GSM pertama di Indonesia,dengan mengawali kegiatan operasinya di Jakarta dan sekitarnya

Karena GSM menggunakan kartu SIM,maka hal itu aman dari penggandaan dan penyadapan serta mutu prima dan jangkauan luas.

Tahun 1995 proyek Telkom di Batam berlangsung sukses dan di lanjutkan ke provinsi-provinsi di Sumatra,lalu menjadikan Telkomsel pada 26 mei 1995 sebagai operator GSM nasional bersama Satelindo.

Kemudian di Tahun 1996 Telkomsel dengan produk kartu Halo-nya sukses di Medan,Surabaya,Bandung,dan Denpasar,kemudian masuk Jakarta.Di penghujung tahun 1996 ini pula,PT.Excelcomindo Pratama (Excelcom) berbasis GSM beroperasi di Jakarta sebagai operator GSM ke tiga di Indonesia.Setelah itu di tahun 1998 Excelcom meluncurkan kartu prabayar Pro-XL yang memberi alternatif bagi konsumen untuk memilih dengan layanan roaming.Satelindo menyusul Telkomsel dan Excelcom dengan meluncurkan kartu prabayar mentari,dengan keunggulan tarif dihitung perdetik,sehingga dalam waktu singkat menjaring lebih 100.00 pelanggan.

Layanan pesan singkat,mulai di perkenalkan pada tahun 2000,dan menjadi fenomena di kalangan pengguna ponsel,karena sangat praktis dan murah biayanya.Di tahun ini pula PT.Indosat dan PT.Telkom mendapat lisensi sebagai operator GSM 1800 nasional.Layanan seluler kedua BUMN itu kemudian beroperasi pada tanggal 1 Agustus tahun 2001.Babak baru bertelekomunikasi berlanjut di tahun 2003,yaitu dengan hadirnya Telkom Flexi,yang mengusung teknologi CDMA 2000 1X,kemudian di belakang Flexi ada Esia dari Bakrie Telecom,Fren & Hepi dari Mobile8,Star One dari Indosat,Smart dari Lippo Telecom,dan terakhir Ceria dari Sampoerna Telecom.

Kemudian ponsel-ponsel yang masuk ke Indonesia juga sejalan dengan perkembangan operator2 seluler yang telah disebutkan di atas.Kehadiran ponsel di Indonesia dimulai dari generasi kedua(berdasarkan pengetahuan kami),sampai generasi ke empat (yang sekarang banyak beredar di pasaran).Berikut ulasan singkat tentang generasi ponsel tersebut :

Ponsel Generasi Pertama (1G) 
Yang membedakan jaringan ponsel generasi pertama dengan sebelumnya (0G) adalah penggunaan multi cell dan kemampuan untuk memindahkan sambungan yang masih berlangsung dari satu cell ke cell lainnya tanpa terputus (handoff). NTT Jepang tercatat sebagai penyedia layanan ponsel komersial pertama yang menggunakan jaringa 1G pada tahun 1979, dengan teknologi Advanced Mobile Phone System (AMPS). Jaringan 1G lainnya adalah Nordic Mobile Telephone (NMT) yang diluncurkan kemudian Denmark, Finladia dan Norwegia. Tahun 1983 jaringan 1G telah meluas ke UK, Mexico, Canada, dan Amerika Serikat.

Ponsel Generasi Kedua (2G)
Ponsel generasi ini juga biasa disebut 2G hadir pada pertengahan 1990-an.Beroperasi pada jaringan GSM dengan menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz.Pada generasi ini sinyal analog telah di ubah dengan sinyal digital.Penggunaan sinyal digital melengkapi ponsel dengan pesan suara,panggilan tunggu dan SMS.

Ponsel Generasi Ketiga (3G)
Ponsel generasi ini juga disebut 3G, fiturnya adalah memungkinkan operator jaringan untuk memberi para pengguna ponsel ini memiliki jangkauan yang lebih luas,termasuk internet dan Video call berteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000. Kelemahan dari generasi 3G ini adalah biaya yang relatif lebih tinggi, dan kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini.

Ponsel Generasi Keempat (4G)
Ponsel generasi ini juga disebut 4G.4G merupakan sistem ponsel yang menawarkan babak baru dan solusi infrastruktur yang mengintegrasikan teknologi wireless yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro),CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dll.Sistem 4G berdasarkan keragaman jaringan IP,yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam system kapan saja dan dimana saja.

4G juga memberikan penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas utnuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir,4G memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti, video conferencing, game on-line, dan lainnya.

Internet

Sejarah Internet – Pengertian Internet bagi kita yang sudah berkecimpung di dunia maya ini pastinya sidah mengetahui bagaimana sih internet pertama kali digunakan, dan bagaimana perkembanganya, berikut ini saya berikan artikel mengenai sejarah perkembangan internet di dunia dan mungkin sampai di Indonesia, internet sendiri merupakan hasil dari sebuah riset yang dilakukan oleh epartemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), yaitu dengan mendomonstrasikan perpaduan antara Hardware dan Software dengan komputer berbasis UNIX, Komunikasi jarak jauh dapat dilakukan tanpa ada batasan yang tidak terhingga melalui saluran telepon

Sebelum masuk lebih dalam mengenai sejarah internet kita terlebih dahulu melihat pengertian internet, agar kita semua mengerti lebih dalam tentang barang yang sering disebut dengan dunia maya ini,

Pengertian Intenet

Internet (inter-network)dapat diartikan jaringan computer luas yang menghubungkan pemakai computer satu computer dengan computer lainnya dan dapat berhubungan dengan computer dari suatu Negara ke Negara di seluruh dunia ,dimana didalamnya terdapat berbagai aneka ragam informasi Fasilitas layanan internet Browsing atau surfing Yaitu kegiatan “berselancar” di internet .kegiatan ini dapat di analogikan layaknya berjalan –jalan di mal sambil melihat –lihat ke took-tokotanpa membeli apapun. Elektronik mail(E-mail) Fasilitas ini digunakan untuk berkirim surat /dengan orajng lain ,tanpa mengenal batas ,waktu,ruang bahkan birokrasi Searching Yaitu kegiatan mencari data atau informasi tertentu di internet Catting fasilitas ini digunakan untuk berkomunikasi secara langsung dengan orang lain di internet

Sejarah Internet 

Seperti yang sudah saya katakana tadi bahwa intenet bermula dari sebuah riset yang dilakukan oleh epartemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik.

Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.

Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atauDomain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.

Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing theinternet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.

Sejarah Internet di Indonesia

Sejarah internet Indonesia dimulai pada awal tahun 1990-an. Saat itu jaringaninternet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa diantara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya kemudian yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan Internet.

Sejak 1988, ada pengguna awal Internet di Indonesia yang memanfaatkan CIX (Inggris) dan Compuserve (AS) untuk mengakses internet

Awal Internet Indonesia

Berdasarkan catatan whois ARIN dan APNIC, protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.

Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul “Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio”[1] di bulan November 1990. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB di tahun 198

Mungkin dengan sedikit artikel tentang sejarah dan pengertian internet serta perkembanganya di dunia serta di Indonesia kita bisa mengetahui bagaimana sebenarnya intenet ini ditemukan.

Dengan internet, hal yang jauh terasa dekat. Di dunia ini terasa bagai tak bersekat. Tapi ada pula buruknya, kalo sebelumnya yang jauh terasa dekat, yang dekat justru terasa jauh. Manusia yang menggunakan teknologi sering kali sampai lupa sekitar. Dan banyak dampak buruk lainnya.

Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala-gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang. Dari cara berpakaian banyak remaja-remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Padahal cara berpakaian tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa.

Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Apa lagi bagi anak muda, internet sudah menjadi santapan mereka sehari- hari. Jika digunakan secara semestinya tentu akan memperoleh manfaat yang berguna. Dan sekarang ini, banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Misal untuk membuka situs-situs porno, bahkan sampai terkena penipuan. Bukan hanya internet saja, ada lagi pegangan wajib mereka yaitu hand phone, apalagi sekarang ini mulai muncul hand phone yang berteknologi tinggi. Mereka justru berlomba-lomba untuk memilikinya, tapi kita lihat alat musik kebudayaan kita belum tentu mereka mengetahuinya. Hal ini jika kita lihat dari segi sosial, maka kepedulian terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih kesibukan dengan menggunakan handphone tersebut.

Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak tahu sopan santun dan cenderung tidak peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau apa jadinya generasi muda bangsa? Moral generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan anarkhis antara golongan muda. Hubungannya dengan nilai jati diri akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Apa akibatnya jika penerus bangsa tidak memiliki jati diri?

Seperti contohnya pada kasus kecanduan Facebook atau FB. Dampak negatif facebook semakin hari semakin terasa, meski pun para facebookers banyak yang tidak menyadari akan pengaruh negati facebook ini. Mungkin karena sudah kecanduan dengan yang namanya facebook. Tapi justru inilah yang berbahaya, yang tidak disadari. Oke buat kamu para remaja dan pelajar serta anak anak, kamu harus tahu apa saja dampak negatif dari facebook ini. Karena pengguna facebook di dominasi oleh para remaja usia 14-24 tahun sebanyak 61,1%.

1. Tidak peduli dengan sekitarnya

Orang yang sudah kecanduan facebook terlalu asyik dengan dunianya sendiri (dunia yang diciptakannya) sehingga tidak peduli dengan orang lain dan lingkungan di sekitarnya. Seseorang yang telah kecanduan facebook sering mengalami hal ini. Tidak peduli dengan lingkungan sekitar, dunianya berubah menjadi dunia facebook. Ada yang bilang autis Haha, lebay

2. Kurangnya sosialisasi dengan lingkungan

Ini dampak dari terlalu sering dan terlalu lama bermain facebook. Ini cukup mengkhawatirkan bagi perkembangan kehidupan sosial si anak. Mereka yang seharusnya belajar sosialisai dengan lingkungan justru lebih banyak menghabiskan waktu lebih banyak di dunia maya bersama teman teman facebooknya yang rata rata membahas sesuatu yang nggak penting. Akibatnya kemampuan verbal si anak menurun. Tentu yang dimaksud autis di sini bukan dalam arti yang sebenarnya.

3. Menghamburkan uang

Akses internet untuk membuka facebook jelas berpengaruh terhadap kondisi keuangan (terlebih kalau akses dari warnet). Dan biaya internet di Indonesia yang cenderung masih mahal bila dibanding negara negara lain (mereka sudah banyak yg garatis). Ini sudah bisa dikategorikan sebagai pemborosan, karena tidak produktif. Lain soal jika mereka menggunakannya untuk kepentingan bisnis.

4. Mengganggu kesehatan

Terlalu banyak nongkrong di depan monitor tanpa melakukan kegiatan apa pun, tidak pernah olah raga sangat beresiko bagi kesehatan. Penyakit akan mudah datang. Telat makan dan tidur tidak teratur. Obesitas (kegemukan), penyakit lambung (pencernaan), dan penyakit mata adalah gangguan kesehatan yang paling mungkin terjadi.

5. Berkurangnya waktu belajar

Ini sudah jelas, terlalu lama bermain facebook akan mengurangi jatah waktu belajar si anak sebagai pelajar. Bahkan ada beberapa yang masih asyik bermain facebook saat di sekolah. Ayo ngaku..! “sorry yaw, aQ off dulu, Coz, ada guru nieh..!” Pernah menemukan yang seperti itu..?

6. Kurangnya perhatian untuk keluarga

Keluarga di rumah adalah nomor satu. Slogan tersebut tidak lagi berlaku bagi para facebookers. Buat mereka temen temen di facebook adalah nomor satu. Tidak jarang perhatian mereka terhadap keluarga menjadi berkurang.

7. Tersebarnya data pribadi

Beberapa facebookers memberikan data data mengenai dirinya dengan sangat detail. Biasanya ini untuk orang yang baru kenal internet hanya sebatas facebook saja. Mereka tidak tahu resikonya menyebarkan data pribadi di internet. Ingat data data di internet mudah sekali bocor, apalagi facebook yang gampang sekali di hack!

8. Mudah menemukan sesuatu berbau pornografi dan sex

Mudah sekali bagi para facebookers menemukan sesuatu yang berbau porno dan esex esex. Karena kedua hal itu yang paling banyak dicari di internet dan juga paling mudah ditemukan. nah, inilah fakta tidak dewasanya pengguna intenet Indonesia. Hanya mengguankan internet untuk mencari konten “berlendir”. Di facebook akan sangat mudah menemukan grup sex, grup tante kesepian, grup cewek bispak dsb.

9. Rawan terjadinya perselisihan

Tidak adanya kontrol dari pengelola facebook terhadap para anggotnay dan ketidak dewasaan pengguna facebook itu sendiri membuat pergesekan antar facebookers sering sekali terjadi.Contoh paling fenomenal adalah kasusnya “Evan Brimob” beberapa waktu lalu. Kalao kamu nggak tahu Evan Brimob, beeuuh, ketinggalan berita nih..! Evan Brimob adalah seorang anggota kepolisian yang baru kenal facebook. Silakan dicari aja di google mengenai Evan Brimob dengan statementnya yang kontroversi: “Polisi nggak butuh masyarakat”.

10. Awas penipuan..!

Seperti media media lainnya, facebook juga rawan terhadap penipuan. Apalagi bagi anak anak yang kurang mengerti tentang seluk beluk dunia internet. Bagi si penipu sendiri, kondisi dunia maya yang serba anonim jelas sangat menguntungkan.

Adapun pengaruh yang pada tata berbahasa remaja saat ini. Bahasa Indonesia yang tadinya harus dijunjung tinggi, sekarang seolah sudah tidak penting bagi para remaja sekarang, karena selain mereka selalu mengikuti tata cara berbahasa pada suatu tempat yang mereka tinggali, mereka juga terlalu jauh untuk mengikuti era modernisasi yang sekarang terjadi begitu cepat dan tercampurnya oleh budaya barat yang seharusnya tidak mereka contoh dan mereka terapkan dalam kehidupan sehari – hari, karena dari itu semua maka terlihat jelas bahwa para remaja sekarang begitu mudah untuk terhasut dan terpengaruh oleh arus modernisasi yang begitu cepat berkembang didalam pergaulan remaja sekarang. Sebagai seorang remaja yang tahu dan mengerti akan cepatnya arus modernisasi yang berkembang, seharusnya lebih bisa mengerti dan bisa mengontrol diri agar mereka tidak terjerumus terlalu jauh dalam modernisasi yang terjadi sekarang. Kata – kata yang berasal dari Negara asing seperti kata bahasa inggris yang lebih sering digunakan dalam berinteraksi mereka sehari – hari memang diperlukan dan patut untuk dipelajari, namun tidak untuk dikaji dan digunakan dalam berinteraksi sehari – hari, bila seperti itu maka untuk apa bangsa Indonesia mempunyai bahasa persatuan dan kesatuan yang harus dijunjung tinggi oleh semua warga Negara Indonesia pada umumnya dan khususnya para kaum remaja jika para remaja sekarang lebih memilih bahasa yang mengikuti trend dalam modernisasi.

Dari masalah ini semua yang mendasarinya adalah arus globalisasi yang tak bisa dibendung lagi. Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga begitu kuat. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang.

Dari cara berpakaian banyak remaja- remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. Pada hal cara berpakaian tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa.

Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Contoh riilnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat.

Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau apa jadinya genersi muda tersebut? Moral generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan anarkis antara golongan muda. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Apa akibatnya jika penerus bangsa tidak memiliki rasa nasionalisme?

Berdasarkan analisa dan uraian di atas pengaruh negatif globalisasi lebih banyak daripada pengaruh positifnya. Oleh karena itu diperlukan langkah untuk mengantisipasi pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai nasionalisme.

Langkah-langkah untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi terhadap nilai-nilai nasionalisme antara lain yaitu :

1.                            Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai produk dalam negeri.

2.                            Menanamkan dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila dengan sebaik- baiknya.

3.                            Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik- baiknya.

4.                            Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar- benarnya dan seadil- adilnya.

5.                            Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa.

Dengan adanya langkah- langkah antisipasi tersebut diharapkan mampu menangkis pengaruh globalisasi yang dapat mengubah nilai nasionalisme terhadap bangsa. Sehingga kita tidak akan kehilangan kepribadian bangsa.

Source:

–          http://www.reynaz.co.cc/2011/04/sejarah-panjang-asal-usul-ditemukannya.html

–          http://kaskus-us.blogspot.com/2010/03/sejarah-internet-pengertian-internet.html

–          http://pristikurnia.blogspot.com/2011/04/budaya-remaja-era-modernisasi.html

Advertisements

Wall-E Sang Penyelamat Bumi

April 7, 2011 § Leave a comment

“Pernahkan kalian membayangkan bagaimana bila bumi sudah sangat tidak layak lagi untuk kalian huni? Dimana kalian akan tinggal? Dan bayangkan, jika manusia meninggalkan Bumi dan lupa mematikan robot terakhir yang tertinggal, apa yang akan terjadi?”

WALL•E adalah sebuah film animasi yang diproduksi oleh Pixar Animation Studios dan dirilis oleh Walt Disney Pictures. Tokoh utama dalam film ini adalah sebuah robot yang bernama WALL•E

 

Wall-E merupakan robot yang diprogramkan untuk memadatkan dan menumpuk sampah-sampah elektonik yang sudah memenuhi bumi. Kepanjangan nama Wall-E  adalah Waste Allocation Load Lifter Earth-Class .

 

Pada awal abad ke 22, sebuah perusahaan “raksasa” Buy N Large (BnL) menguasai perekonomian di Bumi, termasuk pemerintahannya. Akibat dipenuhi sampah yang tidak didaur-ulang, maka Bumi menjadi sangat tercemar oleh sampah-sampah elektronik, sehingga kelangsungan hidup manusia menjadi terancam.

 

Untuk mencegah kepunahan manusia, Shelby Forthright selaku CEO Buy N Large, melakukan pengungsian massal dari Bumi selama lima tahun di atas armada kapal luar angkasa eksekutif bernama axiom yang menyediakan setiap keperluan manusia, dan dilengkapi dengan robot-robot yang semuanya berjalan secara otomatis untuk melayani kebutuhan manusia.

 

Bumi sudah dalam keadaan rusak parah. Polusi dimana-mana, langit tidak lagi biru, tidak ada lagi pepohonan hijau yang tersisa, tidak ada pula hewan-hewan yang hidup disana. Bumi sudah sangat tidak layak untuk ditinggali makhluk hidup. Yang tersisa hanya lah sampah-sampah-sampah dan sebuah Wall-E juga seekor kecoa yang menjadi teman wall-e di bumi, Spot.

 

 

Pada awalnya, Ratusan-ribu unit robot penghancur sampah yang dinamai dengan WALL•E ditinggalkan di Bumi untuk membersihkan Bumi. Robot-robot tersebut diprogram untuk memadatkan dan menumpuk sampah-sampah elektronik yang telah memenuhi seluruh daratan di Bumi, agar memudahkan untuk peleburan. Tumpukan sampah-sampah elektronik telah dipadatkan dan dikumpulkan oleh robot-robot WALL•E, tumpukan sampah tersebut telah setinggi gedung pencakar langit. Namun, proyek ini dibatalkan karena Forthright memperkirakan bahwa pada tahun 2110 Bumi sudah terlalu tercemar dan sudah tidak memungkinkan untuk dihuni oleh manusia. Pada tahun 2815, kira-kira 700 tahun kemudian, hanya satu WALL•E yang masih berfungsi.

Berabad-abad kehidupan telah dilalui oleh WALL•E, sehingga ia memiliki kecerdasan yang lebih baik dan rasa keingin-tahuan. Ia gemar mengoleksi barang-barang yang menarik di tumpukan sampah yang memenuhi Bumi, mengambil onderdil untuk suku cadangnya dari WALL•E lain yang sudah tidak aktif. Ia sering menonton film musikal tahun 1969 yang berjudul Hello, Dolly! dari kaset video. Video lainnya yang ia nikmati adalah Put on Your Sunday Clothes, dan adegan berpegangan tangan dalam video “It Only Takes a Moment” yang mengajarnya memiliki perasaan.

Wall-E sendiri memiliki tempat tinggal yang dibuatnya dari truk wall-e besar. Di ‘rumah’nya itulah wall-e menempatkan barang koleksinya, juga melindunginya dari cuaca yang ganas serta tempatnya untuk beristirahat. Wall-e senang mengayunkan dirinya disaat tidur. Tak lupa juga memberi makan temannya, Spot, agar bisa bertahan hidup juga.

Wall-E rajin melakukan tugasnya. Terbukti bergedung-gedung pencakar langit yang telah dibuatnya dari tumpukan sampah hasil pemadatannya. Namun pada suatu hari, WALL•E menemukan sebuah bibit tumbuhan. Ia menemukan bibit tumbuhan itu di sebuah kulkas usang yang sudah rongsok. Kemudian, wall-e menanamnya dalam sebuah sepatu usang.

 

 

Tidak beberapa lama kemudian, sebuah kapal luar angkasa mendarat di Bumi dan mengeluarkan EVE, sebuah robot perempuan yang dikirim oleh pesawat raksasa yang bernama Axiom, saya sangat tertarik dengan EVE karena bentuknya yang minimalis tapi tetap stylish dan juga ia berwarna putih! Hehe cantik dan keren!^^ EVE sendiri diprogramkan untuk mencari tanda-tanda kehidupan flora di Bumi.

 

WALL•E jatuh cinta pada pandangan pertama dengannya, namun pada saat itu wall-e takut kepada EVE karena ia begitu galak, apa lagi terhadap makhluk asing. Ditengah pencariannya, EVE tetap meposisikan dirinya untuk siaga. Dan bila ada benda atau suara asing, EVE akan melakukan serangannya melalui tembakan laser pada lengan kanannya. Lambat laun EVE luluh karena sikap wall-e yang bersahabat, . juga mengagumi kepribadian WALL•E. diawali dengan munculnya spot si kecoa ynag memberanikan diri mendekati EVE, hingga akhirnya wall-e dapat berkenalan dengan EVE. Adegan wall-e dan EVE yang salaing memperkenalkan diri inilah yang menjadi salah satu scene yang palaing saya sukai. Mereka sungguh telihat lucu dan pelafalan wall-e yang sangat menggemaskan ketika menyebut nama dirinya dan menyebut nama EVE secara berulang-ulang.

Lalu terjadilah badai debu pada saat EVE dan WALL-E berkenalan, WALL-E membawa EVE ke garasinya dan WALL-E pun menunjukkan penemuan bibit tanaman tersebut. Disaat yang sama EVE pun melihat bibit tanaman tersebut kemudian EVE menyimpannya dan secara otomatis menjadi non-aktif. WALL-E yang jatuh cinta terhadap EVE berusaha melindungi tubuh EVE dari segala cuaca, baik panas, badai debu, maupun hujan. Hingga pada suatu hari pada saat WALL-E akan bertugas menghancurkan sampah-sampah lagi, pesawat yang mengantarnya ke bumi pada saat itu kembali untuk menjemput EVE kembali ke Kapal Axiom untuk menyampaikan penemuannya kepada Kapten. WALL-E yang tersadar bahwa EVE akan dibawa, ia langsung bergegas mengejarnya dan berusaha mengambil EVE agar tidak dibawa pergi.

Setelah berabad-abad hidup dalam mikrogravitasi, manusia di pesawat Axiom banyak kehilangan kalsium, sehingga membuat mereka menjadi sangat gemuk dan tidak mampu berdiri atau berjalan. Aktivitas manusia sepenuhnya dilayani oleh robot. Pilot pesawat Axiom adalah Kapten B. McCrea (Jeff Garlin) juga memerintahkan segala tugasnya kepada sistem autopilot pesawat yang bernama AUTO (suara program MacInTalk). Saat mengikuti EVE hingga sampai di Kapal Axiom, WALL-E banyak melihat hal-hal menakjubkan di luar angkasa sana. Mulai dari melihat bintang secara dekat, matahari bahkan hingga menyentuh kumpulan bintang. Sesampainya di Kapal Axiom, EVE yang masih berstatus non-aktif langsung dibawa untuk dibersihkan oleh M-O dan diperiksa oleh GO-4. Saat dibersihkan oleh M-O, WALL-E ikut serta dan dengan kesal karena WALL-E mengandung 100% pencemaran zat asing tetapi WALL-E tidak bisa dibersihkan. Lalu GO-4 memeriksa satu persatu robot EVE, WALL-E pun hampir ketahuan menjadi penyelundup asing di kapal tersebut. Pada waktu EVE yang memiliki bibit tanaman diperiksa, GO-4 langsung mengamankan EVE dan WALL-E pun ikut mengejarnya. Terjadi banyak kekacauan dari aksi wall-e yang melarikan diri sembunyi-sembunyi dari pengawas serta melindungi EVE yang memang menjadi tujuan utamanya. Dan dua orang manusia bernama John (John Ratzenberger) dan Mary (Kathy Najimy) yang sebelumnya hanya melihat melalui media elektronik berupa monitor, sehingga mereka melihat pemandangan secara langsung karena WALL•E membuat mereka terlepas dari monitor yang terpasang di tempat duduk mereka.

Setelah sampai di dalam pesawat, EVE diaktifkan kembali dan diprogram untuk mengantar bibit tadi kepada McCrea agar diletakkan dalam alat pendeteksi yang dinamai holo-detector. Alat tersebut adalah sebuah mesin pendeteksi yang berfungsi memberikan informasi bahwa manusia dapat kembali hidup di Bumi, dan akan mengembalikan manusia ke Bumi secara otomatis setelah mendeteksi bibit tadi yang merupakan pedoman yang memungkinkan manusia untuk kembali hidup di Bumi. Sewaktu akan mendeteksi tumbuhan yang terdapat dalam tubuh EVE, bibit itu hilang. EVE dianggap telah rusak dan dikirim ke bagian perbaikan robot bersama WALL•E. Saat EVE diperiksa, WALL•E menyangka EVE akan dihancurkan oleh mesin pemeriksa tersebut, lalu ia merampas senjata plasma EVE dan menembakkannya, sehingga membebaskan robot-robot rusak lainnya di ruang perbaikan. Tindakan WALL•E menjadi ancaman bagi setiap penghuni pesawat Axiom, EVE dan WALL•E menjadi buronan yang dianggap robot berbahaya. EVE yang tidak tahan dengan sikap WALL•E, mencoba mengantarnya kembali ke Bumi dengan menggunakan sebuah kabin.

Lalu WALL-E pun ketahuan oleh Kapten dan AUTO, dan dia pun mengenalkan dirinya dengan mengajak Kapten bersalaman. Dari situ Kapten menemukan kotoran pada tangan WALL-E dan mulai mencari zat apa saja yang terkandung oleh kotoran tersebut. Hingga Kapten pun menemukan sebuah ketertarikan bahwa zat tersebut berasal dari bumi. Kapten mulai mencari dan mendefinisikan bumi, laut, pertanian hingga menari. Pada saat WALL-E dan EVE berada di ruangan perbaikan robot-robot rusak, WALL-E pun membuat kerusuhan dengan mengambil alih kembali senjata tangan EVE yang dilepas oleh robot yang bertugas memperbaiki dan menghancurkan sistem ruangan tersebut sehingga membebaskan semua robot-robot yang rusak.

Pada saat itu robot-robot yang rusak mulai mengacaukan sistem perjalanan di dalam kapal sehingga membuat robot-robot penghalang pun harus menahan mereka. EVE pun muncul untuk mengambil senjata laser (tangannya) kembali dari tangan WALL-E dan hal ini dilihat oleh robot-robot yang menahannya dan mengambil gambarnya lalu membuat statemen bahwa EVE adalah robot nakal dan menyebarkannya keseluruh layar di kapal tersebut sebagai ancaman. EVE pun segera membawa WALL-E pergi dari kerumunan tersebut dan membawa WALL-E ke ruangan roket mini untuk mengembalikan WALL-E ke bumi, akan tetapi WALL-E tidak menginginkannya.

Saat asisten utama McCrea (GO-4) tiba dan menyimpan bibit yang hilang itu ke dalam kabin; GO-4 yang mencurinya tanpa diketahui McCrea. Melihat bibit tersebut, WALL•E memasuki kabin tempat diletaknya bibit tersebut. GO-4 akan menghancurkan kabin tersebut dengan mengaktifkan program penghancuran secara otomatis sehingga akan meledak setelah hitungan mundur 20 detik. Saat itu WALL•E berada di dalam kabin tersebut, namun WALL•E berhasil meloloskan diri bersama bibit itu sedetik sebelum musnahnya kabin tadi. EVE lega karena WALL•E menyelamatkan bibit itu dan mereka terbang dengan bahagianya di angkasa sekitar pesawat Axiom. Mereka melakukan dansa yang indah diatas angkasa^^

Datanglah GO-4 yang tadi membawa EVE ke ruangan Kapten. Dari sinilah terkuak bahwa GO-4-lah yang mencuri bibit tanaman tersebut dari badan EVE dan kemudian akan menghancurkan bibit tanaman tersebut untuk selamanya. Tetapi hal tersebut berhasil diambil alih oleh WALL-E, namun terlambat untuk EVE karena kapal roket mini tersebut sudah terlanjur pergi dan akan segera meledak. EVE meyusulnya dan berharap jika WALL-E akan baik-baik saja. Benar saja, WALL-E selamat dari ledakan tersebut dan berhasil menyelamatkan bibit tanaman tersebut. Betapa senangnya EVE mengetahui bahwa bibit tersebut selamat. Lalu mereka menari-nari di ruang angkasa untuk merayakannya.

 

Kemudian EVE mencari celah untuk masuk kembali ke dalam kapal dan ia menemukan pintu yang terbuka, pintu tersebut ternyata ada robot yang sedang memperbaiki antena dari kapal dan robot tersebut terjebak di luar. Saat sedang di dalam kapal, EVE dan WALL-E pun mengendap-endap untuk mencari celah agar bisa masuk ke dalam ruangan kapten. Saat EVE berhasil masuk ke dalam ruangan kapten dan WALL-E diam-diam mengikutinya. EVE lalu memberikan tanaman tersebut kepada Kapten. Kapten pun terkejut, merasa tidak percaya bahwa ternyata bibit tanaman tersebut ada dan Kapten mengatakan bahwa mereka bisa kembali lagi ke bumi.

 

Tetapi AUTO tidak menyetujui mereka akan kembali ke bumi. AUTO terus mempengaruhi Kapten agar membatalkan tujuannya, dari sinilah terbukti bahwa AUTO-lah menyabotase hilangnya bibit tanaman, mendoktrin (mempengaruhi) Kapten dari masa ke masa agar mereka tetap tinggal di Kapal Axiom dan melupakan bumi. AUTO menunjukkan video yang dikirim oleh Shelby Forthright selaku CEO Buy N Large (BnL) bahwa bumi telah rusak dan tidak bisa dihuni lagi, dan ia meminta kepada AUTO untuk tidak mengizinkan Kapten pada masa manapun untuk tidak kembali ke bumi dengan alasan apapun.

 

Pada saat itu terjadi perebutan bibit tanaman tersebut antara Kapten, AUTO, EVE serta GO-4. Lalu saat perebutan terjadi, tanaman tersebut akhirnya jatuh ke lubang pembuangan sampah, akan tetapi muncullah WALL-E yang ternyata sedang menaiki lubang pembuangan tersebut untuk mengikuti EVE yang berada di ruangan Kapten. WALL-E pun segera melindungi tanaman tersebut di dalam badannya, akan tetapi AUTO mencoba memaksa WALL-E untuk mengeluarkan tanaman tersebut dengan memberikan setruman ke tubuhnya yang mengakibatkan kerusakan cukup parah pada WALL-E. Kemudian WALL-E pun jatuh ke dalam lubang pembuangan sampah, lalu disusul dengan EVE yang di non-aktifkan oleh AUTO dan dibuang ke tempat pembuangan sampah.

 

Di dalam tempat pembuangan sampah, EVE kemudian diaktifkan kembali secara tidak sengaja oleh kecoa-kecoa yang berada disitu. Ketika aktif kembali, EVE mencari keberadaan WALL-E akan tetapi mereka terjebak dalam sekumpulan sampah yang dikumpulkan oleh WALL-R (versi dari WALL-E dalam bentuk yang lebih besar). Disaat itu juga setelah EVE berhasil menyelamatkan WALL-E, mereka pun diselamatkan juga oleh M-O yang mengikuti WALL-E untuk membersihkan WALL-E dari zat-zat asing di tubuhnya.

 

WALL-E yang dalam keadaan sekarat, meminta EVE untuk tetap melaksanakan perintahnya untuk membawa bibit tanaman tersebut ke Kapten agar mereka bisa kembali ke bumi dan hidup secara normal. Akan tetapi, melihat keadaan WALL-E seperti itu EVE mengurungkan niatnya untuk melaksanakan perintahnya dan beralih untuk segera memperbaiki keadaan WALL-E. Akan tetapi tidak ada satu pun suku cadang yang cocok dengan suku cadang WALL-E. EVE pun memutuskan untuk kembali ke misi awalnya untuk menyerahkan bibit tanaman tersebut kepada Kapten dan kembali ke bumi secepatnya agar bisa memperbaiki WALL-E segera.

 

Kapten mulai menyabotase semua layar penghubung ke segala penjuru kapal dan memberitahu bahwa ia terkurung di ruangannya dan meminta EVE dan WALL-E segera ke Lido Deck untuk segera memasukkan bibit tanaman tersebut ke dalam mesin pendeteksi (holo-detector). Lalu Kapten mulai membuat tipuan visual kepada AUTO dengan mengatakan bahwa bibit tanaman tersebut ada padanya dan jika AUTO menginginkan bibit itu kembali, AUTO harus merebutnya dari Kapten. Akhirnya tipuan ini berhasil, AUTO percaya dan menuju ke ruangan Kapten namun ternyata hal ini membuat AUTO harus direpotkan Kapten dan Kapten pun segera mengaktifkan mesin pendeteksi.

 

Hal ini mengakibatkan AUTO memiringkan posisi Axiom, mengakibatkan manusia-manusia yang tidak dapat berjalan tadi menjadi berjatuhan dan tertumpuk di sudut kapal. Auto mencoba menutup mesin pendeteksi tersebut bahkan dengan paksaan, namun mesin tersebut ditahan oleh  WALL-E dengan mengorbankan tubuhnya. Kapten pun berusaha untuk berdiri dan berjalan untuk mendekati dan mengalahkan AUTO. Pada saat perkelahian dengan AUTO, Kapten lalu melihat tombol merah yang terbuka di bagian tubuh AUTO. Lalu Kapten menekan tombol tersebut, sehingga AUTO yang merupakan pengendali kapal Axiom menjadi berstatus manual. Kapten pun akhirnya dapat dengan sepenuhnya mengendalikan AUTO dan mengembalikan posisi Axiom ke posisi semula. Akhirnya, bibit berhasil dimasukkan ke dalam mesin pendeteksi (holo-detector), dan melepaskan WALL–E yang bertambah rusak karena terjepit mesin pendeteksi yang akan menutup. Setelah bibit tadi dimasukkan ke dalam holo-detector, kapal Axiom menuju ke Bumi dengan kecepatan cahaya.

 

Setelah mendarat di Bumi, EVE bergegas memperbaiki dan menghidupkan kembali WALL–E dengan menggunakan suku cadang yang ada di tempat tinggal WALL–E. Sayangnya, WALL–E telah rusak berat dan hampir semua komponennya ditukar oleh EVE dengan yang baru hamper tidak bisa mengingat semua kejadian saat bersama dengan EVE. Meskipun WALL–E telah diperbaiki dengan sempurna, tapi WALL–E yang sekarang bukanlah WALL–E yang dikenal EVE. WALL–E telah menjadi WALL–E yang baru yang diprogram untuk mengerjakan tugasnya dan tidak memiliki perasaan dan ingatan yang dimiliki WALL–E yang EVE kenal. EVE pun menjadi sedih karena WALL–E yang dicintainya sudah tiada, EVE memegang tangan WALL–E lalu menempelkan kepalanya ke kepala WALL–E (bermakna seperti ciuman). Percikan listrik dari “ciuman” tadi memulihkan ingatan dan kepribadian WALL–E, lalu dia dapat mengingat EVE dan bahagia karena dapat berpegangan tangan dengan EVE.

 

Kemudian manusia dan robot bekerjasama dalam memperbaiki kehidupan di bumi dengan harapan baru, di bawah pimpinan Kapten McCrea. Akhirnya, kehidupan yang normal dapat dinikmati kembali oleh manusia. Seiring waktu dan kerjasama manusia dengan robot, Bumi pun kembali normal seperti sedia kala. Mengenai kelanjutan kehidupan manusia beserta para robot di Bumi, dapat dilihat pada lukisan-lukisan yang terdapat pada kredit penutup dalam film animasi ini.

Dari film ini, kita dapat mengambil banyak point-point positifnya. Dapat disimpulkan bahwa, semua yang praktis dan instant tidak selamanya akan berpengaruh positif tetapi akan berpengaruh negatif juga seperti teknologi pada contohnya. Teknologi hanyalah sebagai sarana pendukung dan sarana yang membantu manusia untuk melakukan sesuatu tetapi jangan sepenuhnya mengandalkan teknologi. Karena teknologi dapat membutakan mata dan pikiran manusia dari lingkungan sekitarnya yang seharusnya bisa membuat manusia lebih banyak belajar. Tidak selamanya belajar dari lingkungan dan alam akan dibilang sebagai manusia yang kuno, tetapi belajar dari lingkungan dan alam akan membuat manusia tersebut menjadi manusia yang berkembang jauh lebih maju daripada manusia yang hanya bergantung pada teknologi. Pelajaran kedua dari film ini adalah, dilarang membuang sampah sembarangan. Karena dengan membuang sampah sembarangan dapat membuat bumi menjadi semakin kotor dan akan berakibat seperti pada film ini. Maka, jagalah bumi kita dengan baik agar bumi kita tetap bersih dan mampu bertahan lebih lama umurnya dengan selalu menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, dan lain-lain.

Seperti yang ada di film-film produksi pixar lainnya, WALL-E juga didukung dengan kualitas animasi yang mumpuni. Bukan hal yang aneh, mengingat pixar adalah studio animasi terbaik saat ini. dan di separuh awal film WALL-E ini, ketika bersetting kan bumi yang penuh polusi, maka akan dijumpai sebuah nuansa berwarna keemasan. setting yang sangat realistis. Nuansa keemasan ini tidak dijumpai pada film pixar lainnya yang cenderung lebih penuh warna. selain itu, robot-robot seperti WALL-E, eve, dan yang lainnya, hanya memiliki mata, namun tidak memiliki mulut, dan ekspresi mereka sangat tersampaikan dengan baik, meskipun hanya melalui mata, suara, dan gesture tubuh.

Takluput juga, salah satu keunikan dalam film WALL-E adalah minimnya dialog. dan ini menjadi sebuah keunggulan tersendiri. Di saat film-film animasi lainnya cukup banyak dialog dari para tokoh nya, maka tidak pada film WALL-E. Robot-robot yang menjadi tokoh utama sama sekali tidak mengucapkan dialog apapun (kecuali robot autopilot). Mereka memang bisa bersuara, tapi hanya suara khas robot. tidak ada dialog layaknya manusia. Paling banter si WALL-E hanya bisa menyebut namanya sendiri dan memanggil nama eve. Begitu juga eve. Dialog yang ada hanyalah pada saat adegan yang memunculkan manusia, seperti kapten pesawat bahtera, juga beberapa manusia lainnya. Namun mereka cuma pemeran pendukung. Jadi dialog yang ada tidak terlalu dominan di film ini. Meskipun sebenarnya di dalam dialog mereka terdapat banyak sindiran sosial dan pesan moral. Minimnya dialog bukanlah suatu masalah pada film ini, justru menjadikanya suatu keunggulan. Minimnya percakapan dalam cerita, produser eksekutif John Lasseter menyatakan bahwa seni animasi adalah tentang tingkah laku suatu watak, bukan percakapannya. Berpedomanlah pada bagaimana kalian menceritakannya, bukan banyak dan sedikitnya dialog. Film ini sukses menjadikannya film yang bermakna dengan sedikit kata-kata.

Pesan moral alam dalam film ini begitu kuat. Karena inti permasalahannya adalah lingkungan. Di saat bumi sudah semakin penuh polusi, maka kehadiran tanaman/tumbuhan hijau menjadi suatu hal yang sangat penting. Dan itu lah pesan penting yang bisa diambil dari film WALL-E. Bahwa manusia harus lebih peduli lingkungan dan alam nya. Jika tidak ingin nanti nya bumi menjadi sebuah tempat yang tidak layak huni bagi manusia, karena telah penuh dengan sampah dan polusi.

Sindiran sosial cukup menonjol dalam penyajian film ini. Kecanggihan teknologi memang hebat dan begitu bermanfaat. Tapi bisa menjadi sebuah hal yang berbahaya dan begitu menipu. Hingga manusia bisa menjadi terlalu sibuk bersosialisasi dengan handphone atau alat komunikasi lainnya, dan lupa dengan kondisi sosial di sekitarnya. Bahkan kecanggihan teknologi bisa berakibat buruk kepada kesehatan tubuh. Dan di film WALL-E, ini kita bisa menjumpai sindiran sosial tentang kecanggihan teknologi dan kehidupan sosial manusia. Menjadi pesan moral tersendiri untuk penonton film ini.

Film ini mengisahkan tentang romansa antara kedua robot, yakni WALL-E (pihak laki-laki) dan eve (pihak perempuan). WALL-E yang awalnya hanyalah robot biasa, namun terus berevolusi menjadi sebuah robot yang berperasaan. Apalagi dia sering menonton sebuah video film lawas tentang kisah cinta dan dansa. Sedangkan eve adalah robot yang lebih canggih. Meski awalnya dia cukup kaku dan tegas, namun begitu bertemu WALL-E yang lucu dan polos, eve bisa tertawa. Romantisme mereka semakin didukung oleh lagu-lagu cinta yang beberapa kali menjadi backsound.

Hampir disetiap menit nya saya dibuat terkagum-kagum oleh film ini. Mulai dari sinematografi, animasi, background musik, pesan moral, hal-hal yang lucu, indah, romantis, dan menegangkan. Bisa dibilang seluruh adegan di film WALL-E adalah momen-momen terbaik. Namun jika diharuskan memilih satu atau dua momen terbaik, maka saya akan memilih saat ketika WALL-E dan eve berdansa di luar angkasa. sungguh indah dan menakjubkan. Momen-momen pada awal film juga keren banget, saat menunjukkan kondisi bumi yang sudah bobrok dan tidak layak huni, (apalagi dengan latar musik yang membangkitkan ironi). Serta kesendirian WALL-E dalam menikmati hidup (dan hanya ditemani seekor kecoa).

 

 

Referensi

 

The Grain in The Stone

March 31, 2011 § Leave a comment

“Alat, perkembangan arsitektur dan patung.”

Berikut ini didasarkan pada bagian ketiga dari seri Yakub Bronowski tentang sejarah ilmu pengetahuan dan penemuan, “The Ascent of Man” (1973). Ini adalah tentang arsitektur dan kebangkitan kota:

Salah satu langkah terbesar dalam pendakian manusia adalah munculnya tukang batu.Alih-alih tinggal di gua-gua atau rumah-rumah yang terbuat dari bumi, manusia membangun rumahnya dari kayu dan batu dan batu bata. Hal ini mungkin tampak seperti perubahan kecil namun ternyata sangat besar:

Ini menandai pemahaman baru tentang alam: bahwa itu adalah sesuatu yang Anda dapat mengambil terpisah, memahami dan kemudian disatukan kembali dengan cara baru.
Ini memungkinkan munculnya kota-kota: tidak hanya secara fisik dengan menyediakan bangunan yang diperlukan tetapi juga dengan memberikan pemahaman baru tentang masyarakat manusia sebagai sesuatu yang terbuat dari bagian bekerja bersama.
Sebuah kota terdiri dari orang-orang yang bekerja sama dengan cara tertentu. Secara khusus:

pembagian kerja: seorang pria melakukan satu jenis pekerjaan seluruh hidupnya dan menjadi sangat baik dalam hal itu, bahkan mungkin datang dengan penemuan-penemuan baru. Bukan hanya tukang batu tapi pengrajin lain seperti tembikar, coppersmiths dan penenun.
rantai komando: yang memungkinkan sebuah kota atau orang untuk bertindak sebagai satu dan mencapai hal-hal untuk kebaikan yang lebih besar, seperti pengendalian air dengan irigasi. Informasi datang ke sebuah komandan atau penguasa di pusat dan aliran comands keluar. Untuk itu untuk bekerja, Anda perlu jalan, jembatan dan pesan.
Ketika Inca jatuh ke Spanyol pada tahun 1532 mereka di hanya tahap ini. peradaban mereka dipotong pendek sebelum datang dengan roda, lengkungan atau bahkan menulis. Mereka terus catatan pada string rajutan disebut quipu, tetapi hanya mencatat angka bukan kata-kata.

Orang-orang Yunani, meskipun cinta yang besar mereka geometri, tidak pernah datang dengan lengkungan. Itu adalah penemuan Romawi. Dengan menyebarkan beban itu memungkinkan kolom untuk menahan berat badan lebih atau menyebar jauh terpisah.Lengkungan Romawi dan kemudian satu Arab didasarkan pada lingkaran.

Seribu tahun kemudian sekitar tahun 1100 datang lengkungan Gothic, oval atau lengkungan runcing katedral Gothic di Eropa bagian utara. Dengan menyebarkan beban bahkan lebih dari lengkungan Romawi, bangunan bisa naik sampai 40 meter.Dan karena lengkungan, bukan dinding, yang mengangkat bangunan, dimungkinkan jendela besar kaca patri.

Lengkung Gothic adalah terobosan besar terakhir dalam arsitektur sampai tahun 1800-an dengan munculnya bangunan dibuat dengan kerangka baja.

Man dibangun katedral Gothic bukan karena ia tiba-tiba dibutuhkan besar, gereja-gereja yang indah, tapi karena ia bisa. Manusia suka membuat hal-hal, begitu banyak sehingga ia sering membuat mereka lebih baik daripada dia harus. Yang pada gilirannya memungkinkan hal untuk digunakan di luar tujuan mereka, mengarah ke cara-cara baru dalam melakukan sesuatu – teknologi.

Mengambil hal-hal yang terpisah dan menempatkan mereka kembali bersama-sama meletakkan dasar selama lebih dari sekedar arsitektur dan kota-kota tetapi juga untuk pemahaman baru tentang alam – yang saat menjadi ilmu pengetahuan.

John Milton menjelaskan dan Willian Blake yang menggambarkan bagaimana bentuk dari bumi saat dilanda satu pergerakan dari kompas Tuhan. Tetapi sangat berlebihan jika hanya melihat dari gambar statisnya saja dimana gambar tersebut sebagai proses alamiah dari bumi. Bumi kita ini sudah ada selama lebih dari empat ribu juta tahun yang lalu. Selama waktu tersebut, sudah terbentuk dan berubah menjadi dua jenis tindakan. Kekuatan yang tersembunyi di dalam bumi telah menggoyahkan lapisan bumi dan mengangkatnya lalu telah menggeser beberapa daratan menjadi pulau-pulau kecil. Dan pada permukaannya, terjadinya erosi salju serta curah hujan disertai badai dan arus laut, dari matahari dan angin lalu membentuk bumi (pulau-pulau kecil tersebut) menjadi sebuah arsitektur yang alami.

Manusia juga ikut serta menjadi bagian dalam pembentukan arsitektur di lingkungannya, tetapi ia tidak mengerahkan kekuatan sepenuhnya dalam pembentukan alam seperti yang terjadi secara alamiah oleh alam itu sendiri. Metode manusia dalam kasus ini adalah menyeleksi dan menyelidiki : yaitu pendekatan intelektual manusia dimana sebuah tindakan bergantung pada sebuah pemahaman. Saya akan mencoba memahami dan mengikuti sejarah dalam kebudayaan di Dunia Baru yang merupakan dunia termuda daripada Eropa dan Asia. Penelitian saya dimulai dari tengah di equator Afrika, karena disanalah awal dari peradaban manusia dan penelitian kedua saya mengarah ke Timur, karena disanalah permulaan dari kependudukan itu sendiri. Sekarang waktunya mengingat kembali bagaimana manusia bisa selalu mengikuti perkembangan bumi dengan baik.

Canyon de Chelly yang terdapat di Arizona merupakan daratan tanpa angin, tempat rahasia dimana disanalah hidup salah satu suku Indian selama dua ribu tahun yang lalu, sejak lahirnya Kristus : lebih lam dari tempat lainnya di daerah Amerika Utara. Tuan Thomas Browne memunculkan kalimat : ”Para pemburu telah sampai di Amerika dan mereka telah melewati tidur pertamanya di Persia.” Saat kelahiran Kristus, para pemburu telah menyelesaikan tugasnya di pertanian di daerah Canyon de Chelly dan memulai semuanya dengan langkah-langkah dari perjalanan hidup manusia dari saat mengambil bulan sabit di daerah Timur Tengah.

Kenapa dimulainya kependudukan terlalu lambat datang di Dunia aru ini daripada di Dunia Lama? Terbukti karena manusia adalah yang lama datang ke Dunia Baru tersebut. Manusia datang sebelum kapal-kapal mengundangnya, yang menunjukkan bahwa mereka datang disaat kemarau hadir di selat Bering disaat bentuk mereka lebar seperti daratan yang menjembatani selama berakhirnya Jaman Es. Poin-poin bukti glaciological terhadap dua kemungkinan waktu disaat manusia mungkin telah mengembara dari tanjung timur di Dunia Lama melewati Siberia menuju daratan berbatu di Alaska bagian barat tepatnya di bagian Dunia Baru selama kurang lebih 28,000 SM dan 23,000 SM, dan yang lainnya selama 14,000 SM dan 10,000 SM. Setelah banjir melanda begitu juga dengan banjir lumpur menjadi akhir dari peradaban Jaman Es dan menaikkan jumlah air lagi selama beribu-ribu kaki dan menurunkan kunci dari sebuah habitat dari Dunia Baru.

Itu berarti bahwa manusia datenag dari Asia menuju ke Amerika selambat-lambatnya sepuluh ribu tahun yang lalu dan secepat-cepatnya lebih dari tiga puluh ribu tahun yang lalu. Dan mereka semestinya bisa sekaligus datang semua dalam satu waktu. Ini adalah bukti dari arkeolog yang telah ditemukan (seperti pada lokasi awal beserta dengan alat-alatnya) itu terpisah menjadi dua aliran kebudayaan yang datang ke Amerika. Dan sebagian menjelaskan kepadaku, ada bukti biologis yang samar-samar terlihat namun meyakinkan bahwa saya hanya bisa menafsirkan bahwa manusia tersebut datang dalam dua kelompok migrasi secara berturut-turut.

Suku Indian yang ada di daerah Timur dan Selatan Amerika tidak memiliki darah keturunan dari semua populasi yang ditemukan pada tempat lainnya. Sekilas yang tampak menarik dari nenek moyang mereka adalah terungkapnya kekhasan biologis yang dimiliki oleh nenek moyang mereka secara tak terduga. Untuk darah keturunan yang terlihat jelas, bahkan untuk seluruh populasi, mereka telah memiliki seluruh rekaman genetika pada masa lalu. Total keseluruhan dari semua golongan darah yang ada yaitu golongan darah A yang menyiratkan dari sebuah populasi, dengan virtual tertentu, dan disitu tidak ada kelompok golongan darah pada nenek moyang akan tetapi golongan darah ini terlihat sangat familiar dengan golongan darah B. Dan disinilah letak sebuah fakta keadilan yang ada di Amerika. Suku yang ada pada Pusat dan Selatan Amerika (tepatnya di Amazon, sebagai contoh di daerah Andes dan Tierra del Fuego) selama ini hadirlah golongan darah O, sama seperti pada suku Amerika Utara. Yang lainnya (mereka yang ada di daerah Sioux, Chippewa dan Pueblo Indians) memiliki susunan dalam golongan darah O bercampur dengan sepuluh hingga lima belas persen dengan golongan darah A.

Kesimpulannya, bukti bahwa di Amerika tidak ada kelompok atau suku yang memiliki golongan darah B, walaupun sebagian besar termasuk dalam bagian pembentukan sebuah dunia.

Di Pusat dan Selatan Amerika, semua suku Indian asli rata-rata memiliki populasi bergolongan darah O. Di Utara Amerika, terlihat juga kelompok untuk golongan darah O dan golongan darah A. Saya dapat melihat cara yang masuk akan dalam menafsirkan hal tersebut, tetapi untuk mempercayainya bahwa migrasi pertama dilakukan oleh sekelompok kecil, yang memiliki hubungan dengan kelompok (terutama yang bergolongan darah O) datang ke Amerika, berlipat ganda, dan kemudian menyebar hingga ke selatan. Kemudian migrasi yang kedua, sama-sama dilakukan oleh sekelompok kecil dari kelompok, saat ini mereka membawa kelompok dari golongan darah A itu sendiri dan yang memiliki kedua genetika golongan darah A dan O, mengikuti mereka yang terlebih dahulu migrasi hingga ke Utara Amerika. Suku Indian Amerika yang berada di utara, kemudian mereka membawa kembali beberapa dari migrasi yang terlambat datang dan mereka menyebutnya sebagai pendatang baru.

Pertanian pada saat di daerah Canyon de Chelly telah mencerminkan keterlambatan ini. Meskipun pada saat itu jagung telah di budidayakan di Pusat dan Selatan Amerika, disinilah awal mula dari datangnya Kristus. Orang-orang pada saat itu sangat berpikiran sederhana, mereka tidak memiliki tempat tinggal, mereka hanya tinggal di gua-gua. Dan kemudian setelah 500 SM tembikar pun mulai diperkenalkan. Rumah tempat tinggal mereka di gali membentuk gua-gua dengan usaha mereka sendiri dan ditutupi dengan atap yang dibentuk oleh tanah liat atau bata. Dan pada tahap itu, Canyon telah benar-benar konstan membentuk sebuah kependudukan pada 1000 SM, disaat yang terhebat kependudukan Pueblo datang dengan batu.

Saya membuat awal dari terpecahnya antara arsitektur yang menggunakan tanah liat dengan arsitektur yang dengan mengumpulkan bagian-bagian tersebut. Hal ini sama saja dengan menyederhanakan sebuah perbedaan : rumah dari tanah, rumah dengan menggunakan bebatuan. Tetapi pada faktanya kehadiran dari perbedaan tersebut menimbulkan masalah, bukan secara teknisnya. Dan saya percaya bahwa untuk mempersatukannya dibutuhkan langkah-langkah penting bagaimana manusia bisa hadir disini, dimanapun dan kapanpun dia melakukannya : sebuah perbedaan antara aksi sebuah ornamen ukir dengan tangan dan pemisahan atau aksi analisis dari sebuah tangan.

Ini terlihat seperti sesuatu yang sangat alamiah yang terjadi di dunia untuk mengambil sedikit tanah liat dan mencetaknya dalam sebuah bola, bentuk dari sebuah patung tanah liat kecil, bentuk cangkir, sebuah lubang tempat tinggal. Saat pertama kali kita bisa merasakan bahwa bentuk dari sebuah alam kita pun dapat membentuknya sendiri. Tetapi tentu saja itu tidak semudah yang kita bayangkan. Ini adalah bentuk yang dibuat oleh manusia untuk pertama kalinya. Apakah sebuah ceret (teko) dapat terbuat dengan menggunakan lengkungan tangan : apakah sebuah lubang tempat tinggal dapat merefleksikan bentuk dari aksi seorang manusia. Dan tidak mungkin hanya dengan menemukan tentang alam itu sendiri disaat manusia membebankan sebuah kehangatan ini, keibuan, seni artistik bentuk yang dilakukan olehnya. Hanya satu yang dapat membuktikan bahwa sesuatu yang apat merefleksikan dirimu sendiri adalah sesuatu yang dapat kau buat dengan tanganmu sendiri.

Tetapi disana ada aksi yang lain bagaimana tangan manusia dapat berubah fungsi menjadi berbeda dan berlawanan. Ini adalah pemisahan antara kayu dan batu : untuk yang biasa menggunakan tangannya (mempersenjatai dengan peralatan) sebuah penyelidikan dan pengeksplorasian hingga ke akar-akarnya dan demikian bagaimana sebuah instrumen dari sebuah cerita. Ini adalah pembelajaran yang sangat bagus dalam melangkah ke depan disaat manusia menyimpulkan pecahan-pecahan kayu atau pecahan-pecahan batu dan secara gamblang menggambarkan bagaimana alam telah mengambil mereka sebelum mereka mempersatukannya. Suku Pueblo adalah orang-orang yang menemukan pertama kali langkah-langkah dalam membuat tembok yang terbuat dari tumpukan pasir-pasir merah tersebut disepanjang ribuan kaki di Arizona. Lapisan tabulasi yang ada disana digunakan untuk memangkas : dan blok-blok disitu sama fungsinya dengan landasan pesawat terbang disaat mereka memiliki tempat untuk berbaring di tebing dari Canyon de Chelly.

Disaat awal-awal waktu manusia membuat peralatan dengan menggunakan batu. Terkadang batu tersebut terbuat dari gabah alami, terkadang juga peralatan tersebut dibuat dari garis perpecahan dengan belajar bagaimana penemuan dengan menggunakan batu-batuan tersebut. Mungkin dari sinilah beberapa ide pun muncul, di tempat yang pertama, dari pemisahan kayu karena kayu adalah material yang memiliki struktur yang dapat dilihat disaat membukanya dengan mudah terdapat gabah-gabah, tetapi akan terlihat sangat sulit untuk menggeser seluruh gabah tersebut. Dan dari permulaan yang sederhana ini manusia membuka peluang usahanya dengan alam dan membuka hukum yang berlaku dalam sebuah struktur, mendikte dan mengungkapkannya. Sekarang tangan bukanlah sesuatu yang dapat membebankan diri sendiri dalam membuat sesuatu. Di dalamnya, hal ini menjadi sebuah instrumen dari cerita dan kesenangan pada saat bersama, dimana saat peralatan berubah menjadi sesuatu yang sangat diperlukan untuk digunakan dan memasukkannya kedalam situ dan menyatakan sebuah kualitas dan bentuk dari sesuatu yang tersembunyi dari material tersebut. Layaknya seperti manusia yang memotong sebuah kristal, kita menemukannya dalam bentuk bersama dengan hukum alam.

Gagasan yang menemukan sesuatu yang tersembunyi merupakan urutan dalam hal awal mulanya sebuah konsep manusia untuk bereksplorasi terhadap alam. Arsitektur pun telah menyatakan secara gamblang, membuatnya menjadi sebuah kemungkinan untuk mengambil formasi yang alami dan membuat mereka untuk membuat susunan yang baru. Untuk saya ini adalah salah satu langkah dalam perjalanan seorang manusia dimana teori ilmu pengetahuan dimulai. Dan penduduk asli telah menemukan jalan bagaimana manusia mengumpulkan komunitasnya menuju sebuah konsep dari alam.

Kita memiliki naluri manusia ikut dalam kekeluargaan seperti ini, kekeluargaan ini seperti kelompok kekerabatan, kelompok kekerabatan dalam sebuah clan, sebuah clan dalam suatu suku, suku dalam sebuah bangsa.

Dalam sebuah kota harus memiliki sebuah landasan, hinterland, pertanian yang kaya akan kelebihan : dan dapat melihat landasan dari kependudukan di Inca membudidayakan tanaman di halaman mereka. Tentu saja di halaman mereka tidak akan tumbuh apapun kecuali rumput-rumput, tetapi sekali mereka telah bisa membudidayakan kentang (ini adalah produk asli yang berasal dari Peru) dan jagung yang merupakan keaslian budidaya yang dilakukan mereka sejak lama dan kemudian menjadi tempat pertama kali mereka datang ke daerah utara. Dan sejak saat perayaan kota itu, disaat suku Inca datang berkunjung tanpa ada pemberitahuan (tanda-tanda) lalu tumbuhlah suburlah tanaman pada musim tropis (panas), tanaman yang bergantung pada iklim seperti sebuah kokain, dimana tanaman ini berguna seperti penghilang racun alami yang hanya digunakan oleh suku Inca dan mereka biasanya juga mengunyah tanaman tersebut yang dimana asal dari tanaman tersebut adalah kokain.

Di dalam jantung dari sebuah kebudayaan muncullah sistem irigasi. Ini adalah salah satu kerajaan sebelum suku Inca ada dan suku Inca yang membangunnya : dengan cepat seperti membangun sebuah halaman, kanal dan terowongan air, melalui jurang yang besar, turun melalui gurun pasir menuju Pasifik dan membuat semuanya jadi berbunga. Tepatnya seperti memberikan pupuk pada bulan sabit merupakan kontrol untuk air tersebut, jadi disinilah permulaan bagaimana suku Inca di Peru dengan kependudukannya membangun sebuah kontrol dari irigasi.

Sistem yang besar dari sebuah irigasi memperpanjang atas kekuasaan yang dibuat kuat ditengah-tengah kewenangan. Ini terjadi di Mesopotamia. Ini seperti di Mesir. Ini seperti di dalam kerajaan Inca. Ini berarti bahwa kota dan seluruh kota yang hidup di dalamnya tidak terlihat landasan komunikasinya selain dari wewenang yang hadir dan terdengar dimana-mana, diteruskan dari pusat lalu lurus menuju informasi. Tiga penemuan dari kewenangan jaringan : jalanan, jembatan (di sebuah kota yang kejam bisa disebut seperti ini), surat (pesan). Mereka datang menuju pusat dimana suku Inca berada dan dimana mereka akan pergi dari sini. Mereka memiliki tiga hubungan dimana setiap kota mempunyai kendali untuk kota yang lain dan dimana kita dapat merealisasikannya dengan kota-kota yang berbeda.

Jalanan, jembatan, pesan adalah kerajaan terhebat yang selalu mengembangkan penemuan-penemuan tersebut, karena jika mereka memotongnya maka kewenangan itu pun akan terpotong juga dan akan berhenti – di masa modern ini disebut juga dengan tipikal menargetkan pertama kali pada sebuah revolusi. Kita mengetahui bahwa suku Inca telah memberikan banyak perhatian. Lebih dari sekedar jalan dimana mereka tidak menggunakan roda, dibawah jembatan yang melengkung, serta pesan yang tidak ditulis. Kebudayaan dari suku Inca tersebut tidak terbuat dari penemuan-penemuan pada tahun 1500 SM. Ini dikarenakan oleh kependudukan di Amerika yang berawal dari beberapa ribu tahun yang lalu dan menaklukkannya sebelum mereka mendapatkan waktu untuk membuat semua penemuan-penemuan tersebut ke Dunia Lama.

Ini sepertinya sangat aneh dengan arsitektur yang berpindah padahal arsitektur tersebut memiliki struktur yang besar dengan pondasi batu-batu bergulung yang membuat mereka menggunakan roda : kita telah melupakan betapa radikalnya tentang sebuah roda yang telah memperbaiki sebuah gandar. Ini sepertinya sangat aneh untuk membuat suspensi sebuah jembatan dan menghilangkan sebuah bentangan. Dan ini pun terlihat sangat aneh dari seluruh kependudukan yaitu membuat rekaman mereka dengan sangat hati-hati melalui informasi numerik, lebihnya tidak meletakkan mereka untuk menulis – suku Inca adalah suku yang buta huruf dan merupakan suku yang termiskin di kotanya atau suku Spanyol akan menghancurkan mereka.

Manusia membangun katedral Gothic bukan karena manusia tersebut membutuhkan sesuatu energi yang besar, gereja-gereja yang indah, tapi karena manusia tersebut bisa. Manusia suka membuat hal-hal, begitu banyak sehingga ia sering membuat mereka lebih baik daripada apa yang dia terima sebelumnya. Yang pada gilirannya memungkinkan hal untuk digunakan di luar tujuan mereka, mengarah ke cara-cara baru dalam melakukan sesuatu atau membuat suatu teknologi. Mengambil hal-hal yang terpisah dan menempatkan mereka kembali bersama-sama, meletakkan dasar selama lebih dari sekedar arsitektur dan kota-kota tetapi juga untuk pemahaman baru tentang alam atau yang saat alam menjadi sebuah ilmu pengetahuan. Setelah berhasil berburu dan akhirnya bisa melawan kerasnya isi bumi ini manusia ternyata butuh yang namanya tempat tinggal, disini manusia pertama hanya tinggal di dalam bangunan–bangunan alamiah bumi dan akhirnya menciptakan sebuah tempat untuk berteduh dan terus menerus hingga kini, menjadikan bebarapa bangunan yang mampu menyentuh langit. Dengan ketinggian setinggi gunung.

Salah satu langkah terbesar manusia adalah munculnya tukang batu. Yang semula tinggal di gua – gua atau rumah – rumah yang terbuat dari alam di sekitarnya, sekarang manusia sudah membangun rumahnya dari kayu dan batu dan batu bata. Mungkin tampak seperti sebuah perubahan kecil tetapi sebenarnya itu adalah sebuah perubahan besar. Dan semakin lama kelamaan terbentuknya juga gedung, kota, dan bangunan – bangunan lainnya. Ini merupakan suatu pemahaman baru tentang alam yang menjelaskan bahwa sesuatu yang dapat anda ambil kesimpulannya secara terpisah, memahaminya lalu kemudian dimasukkan kembali dengan cara pemikiran yang lebih baru. Ada lagi pemahaman lainnya yaitu pemahaman munculnya kota-kota. Bahwa tidak hanya secara fisik dengan memberikan bangunan yang diperlukan, tetapi juga dengan memberikan pemahaman baru tentang masyarakat manusia sebagai sesuatu yang terbuat dari bagian – bagian yang bekerja bersama – sama. Sebuah kota terdiri dari orang-orang yang bekerja sama dengan cara tertentu. Caranya adalah dengan pembagian kerja, dengan memberikan komando. Cara pembagian kerja contohnya adalah seorang pria melakukan satu jenis pekerjaan dalam hidupnya dan menjadi sangat bagus dengan penemuan-penemuan baru. Tidak hanya para tukang batu, tetapi juga pengrajin lain. Sedangkan antai komando adalah sebuah kota atau orang-orang yang bertindak untuk mencapai hal-hal untuk kebaikan yang lebih besar, seperti pengendalian air irigasi. Informasi datang ke sebuah komandan atau penguasa di pusat.

Manusia mulai mengenal arsitektur bangunan dan patung, hal tersebut membuat manusia mulai berbudaya dan mengenalkan kita kepada hal tersebut. Budaya yang mendorong manusia ingin terus berimajinasi dan mengembangkan struktur-struktur baru. Sejak dari zaman-zaman sebelumnya, mereka sudah mengenal arsitektur-arstektur bangunan. Namun budaya mendorong mereka untuk dapat berimajinasi lebih untuk menciptakan hal-hal baru dalam kehidupa mereka.

Manusia membangun katedral Gothic bukan karena ia tiba-tiba dibutuhkan, tetapi karena ia bisa. Manusia senang sekali membuat hal-hal yang begitu banyak sehingga ia sering membuat sesuatu yang berguna dan lebih baik daripada dia harus merusak dunia. Yang pada gilirannya memungkinkan hal-hal yang akan digunakan di luar tujuan yang telah ditetapkan, mengarah pada cara-cara baru dalam melakukan perubahan sesuatu.

Perkembangan ini terlihat lebih dominan pada bangsa romawi yang menciptakan patung serta bangunan-bangunan megah dengan arsitektur yang sangat hebat dan dipadukan dengan imajnasi para penduduk serta perkembangan budaya yang mendukungnya. Pada dasarnya evolusi budaya-lah yang membuat manusia menjadi yang sekarang ini dengan proses yang panjang dan perkembangan pemikiran manusia yang ingin berubah lebih baik dari sebelumnya. Dengan memanfaatkan imajinasi mereka yang menyebabkan perkembangan ilmu dan teknologi dalam era sekarang ini.

”Ilmu Arsitektur adalah ilmu yang selalu mengikuti sejarah perkembangan manusia. Sejak jaman manusia purba yang tinggal di goa-goa sampai abad ke-21 yang begitu modern, ilmu tersebut masih terus berkembang. Arsitektur adalah hasil dari “dialog” manusia dengan lingkungannya serta budayanya. Sejarah mencatat beberapa peninggalan sejarah seperti Piramid yang dibangun pada masa Fir’aun di Mesir, Kuil Parthenon yang didirikan sebagai tempat persembahan bagi Dewi Athena di Yunani, Bangunan Colosseum sebagai tempat bertarung para Gladiator di Roma, Italia dan masih banyak lagi peninggalan sejarah arsitektur yang tak ternilai harganya. Pada masa lampau banyak raja, kaum bangsawan, maupun orang-orang berpengaruh yang membuat monumen-monumen untuk diri mereka sendiri. Mereka ingin dikenang bahwa mereka telah mencapai “sesuatu yang besar” melebihi orang lain di jamannya”.

Pada zaman purbakala sekali manusia selalu hidup berpindah-pindah dari suatu tempat ketempat lain yang memiliki sumber makanan yang lebih mencukupi, namun lama kelaman manusia sudah mulai hidup menetap dengan membangun rumah sederhana yang hanya beratapkan daun-daun kering. Walaupun demikian berarti ini sudah membuktikan bahwa manusia pada zaman prasejarah sudah mengenal arsitektur walaupun masih sangat sederhana. Kemudian dari rumah yang hanya beratapkan daun-daun itu, manusia  pada zaman berikutnya sudah mendirikan rumah yang sudah agak besar, namun atap yang mereka gunakan masih terbuat dari daun-daun kering. Lama kelamaan manusia semakin berkembang dengan pesat sehingga pada zaman berikutnya manusia sudah menggunakan kayu sebagai atap untuk rumah mereka. Dengan menggunakan kayu, keselamatan mereka akan perlindungan mereka sudah mulai terjamin. Arsitektur alam buku yang berjudul Ascent of Man ini menceritakan tentang keadaan sejarah bagaimana terbentuknya gedung-gedung tinggi, rumah, gereja, kota, dan bangunan-bangunan lainnya. Selain itu, mengeksplor tentang bentuk-bentuk arsitektur bangunan, dan inspirasi bagaimana bisa terbentuknya?

Peralatan yang mendukung manusia untuk melakukan sebuah instrumen dari sebuah pengelihatan. Ini menyatakan bahwa struktur dari sebuah benda dan membuat sesuatu itu menjadi mungkin untuk mengambilnya bersama menuju era yang baru, dengan kombinasi yang imajinatif. Tetapi tentu saja membuat mereka terlihat bukan hanya membuktikan sebuah struktur. Ini adalah salah satu struktur yang terbaik selama ini. Dan untuk tingkat selanjutnya dari perjalanan seorang manusia untuk mencari tahu peralatan yang dapat membuka mereka dari struktur yang tidak terlihat menjadi terlihat.

Referensi:

Buku “The Ascent of Man: The Grain in the Stone” by J.Bronowski

http://abagond.wordpress.com/2009/11/28/jacob-bronowski-the-grain-in-the-stone/

http://pristikurnia.blogspot.com/2011/03/zaman-batu.html

http://www.youtube.com/watch?v=v8ADBHMs79k&feature=related

The Harvest of the Seasons

March 23, 2011 § Leave a comment

“Awal manusia migrasi, pertanian dan permukiman pertama, perang.”

 

The Harvest of Seasons, bagian kedua dari Yakub Bronowski —The Ascent of Man (1973)—meliputi munculnya peradaban dari pertanian.

Selama dua juta tahun manusia berkeliaran di muka bumi. Dengan alat kebakaran dan batu ia memiliki kontrol atas dunia fisik. Dengan revolusi pertanian dia belajar untuk mengontrol dunia biologi: cara menanam biji-bijian, seperti gandum dan jagung, dan untuk menjaga hewan, seperti kambing dan domba. Dengan itu datang sebuah revolusi sosial: desa, kota dan kota-kota bermunculan.

Peradaban tidak akan pernah bisa tumbuh di pindahkan. Sebuah contoh yang baik adalah Bakhtiari di Persia. Setiap tahun mereka harus menyeberang pegunungan enam dengan domba dan kambing untuk sampai ke padang rumput musim panas dan kemudian datang semua jalan kembali untuk mendapatkan ke yang musim gugur.Bagian terburuk adalah bukan gunung tapi Bazuft, sebuah sungai liar dan mematikan mereka harus silang. Mereka yang terlalu tua untuk menyeberang mati kelaparan di tepi sungai.

Karena Bakhtiari selalu bergerak mereka memiliki sedikit: mereka harus mampu berkemas dan membawa semua yang mereka sendiri setiap hari. Jadi segala sesuatu yang mereka miliki adalah sederhana dan ringan. Kehidupan mereka begitu keras ada sedikit waktu untuk penemuan, bahkan untuk lagu baru. Setiap orang menjadi seperti ayahnya, setiap hari adalah seperti hari sebelumnya.

Dengan penanaman manusia bisa tumbuh makanan lebih dari yang dibutuhkan. Dia bisa tinggal di satu tempat dan membangun sebuah rumah dan punya rumah.pengembaraan-Nya sudah berakhir. Dia bisa sendiri hal-hal cara yang lebih. Dia punya waktu untuk lagu-lagu baru, untuk menciptakan hal-hal baru. Bahkan desa sederhana memiliki semua jenis penemuan kecil yang kita bahkan tidak berpikir tentang: jarum, pot, paku, sekrup, string, knot, kait, tombol, sepatu, dll

Salah satu kota tertua di dunia adalah Yerikho dari Alkitab. Dengan SM 6ooo itu 3.000 orang. Yosua tidak akan tiba selama 4.600 tahun. Hal ini dimungkinkan oleh dua hal: gandum dan air.

Gandum yang kita tahu, gandum kita membuat roti dari, tidak tumbuh di mana saja di dunia 80oo SM. Ini muncul dengan dongeng sejati genetika: pertama gandum Emmer datang dari persimpangan dua rumput liar. Yang melintasi lagi dengan rumput liar lain dan kemudian bermutasi untuk memberikan kita roti gandum. Seperti jagung, maka kebutuhan manusia untuk menanam dan perawatan untuk itu.

Beberapa tanggal:

8ooo SM: Emmer gandum, domba, kambing
SM 7000:
6000 BC: kota: Yerikho telah 3000 orang
5000 SM: pot
SM 4000:
3000 SM: roda, kuda
2000 SM: laki-laki menunggang kuda
1000 SM: waktu Raja Daud

Kuda itu lebih cepat dan lebih kuat daripada manusia hewan lain tahu bagaimana mengontrol. Para penunggang kuda terbaik adalah gembala, seperti Scythians dan Mongol. Mereka tidak menghargai peradaban. Dari waktu ke waktu mereka akan datang dari padang rumput di tengah Eurasia, menghancurkan semua di depan mereka. Mereka adalah angin puyuh kosong: mereka punya apa-apa mereka sendiri untuk memberi. Masa depan manusia tidak berbaring dengan mereka.

Sejarah manusia dibagi sangat  tidak merata. Pertama ada evolusi biologis: semua langkah yang memisahkan kita dari nenek moyang kita kera. Mereka menduduki beberapa juta tahun. Dan kemudian ada sejarah kebudayaan nya: membengkak panjang peradaban yang memisahkan kita dari beberapa suku berburu hidup di Afrika, atau dari pengumpul makanan Australia. Dan semua yang kedua, kesenjangan budaya pada kenyataannya ramai ke beberapa ribu tahun. Butuh waktu setidaknya tiga juta tahun bagi manusia untuk mengubah dari kecil makhluk gelap dengan batu di tangannya, Australopithecus, dengan bentuk modern, Homo sapiens. Itulah langkah biologis evolusi – meskipun evolusi biologis manusia telah lebih cepat dibandingkan dengan hewan lain. Tapi telah mengambil banyak kurang dari dua puluh ribu tahun untuk Homo sapiens untuk menjadi makhluk Anda dan saya bercita-cita menjadi: seniman dan ilmuwan, kota pembangun dan perencana untuk pembaca masa depan, dan wisatawan. Itu adalah kecepatan evolusi budaya: setelah lepas landas, ia pergi disedikit seratus kali lebih cepat dari evolusi biologis.

Setelah lepas landas: bahwa adalah fase penting. Mengapa perubahan budaya yang membuat manusia menguasai bumi mulai sehingga baru-baru ini? Dua puluh ribu tahun yang lalu manusia di seluruh belahan dunia bahwa ia telah mencapai adalah seorang penjelajah dan pemburu, yang sebagian besar teknik canggih adalah untuk melampirkan dirinya untuk kawanan bergerak sebagai Lapps masih melakukannya. Dengan sepuluh ribu tahun yang lalu yang telah berubah, dan ia telah mulai di beberapa tempat untuk urusan rumah tangga beberapa hewan dan untuk menumbuhkan beberapa tanaman, dan itu adalah perubahan dari yang peradaban tinggal landas.

10, 000 SM – itu adalah akhir zaman es terakhir. Dan manusia, yang telah datang melalui kesulitan yang luar biasa, telah berjalan naik dari Afrika, telah berjuang melalui Abad Es, tiba-tiba menemukan berbunga tanah dan hewan di sekitarnya, dan pindah ke jenis kehidupan yang berbeda. Hal ini biasanya disebut ‘revolusi pertanian’ – budidaya tanaman dan domestikasi hewan, dan realisasi penting bahwa manusia bisa mendominasi tanaman dan hewan dari lingkungannya. Dengan

ini ada sebuah revolusi sosial datang sama kuat. Karena sekarang menjadi mungkin – lebih dari itu, menjadi perlu- Bagi manusia untuk menyelesaikan. Peradaban bertumpu pada bahwa keputusan untuk menyelesaikan. Masih ada beberapa suku nomaden, seperti Bakhtiari di Iran, yang tidak pernah membuat keputusan untuk menyelesaikan. Untuk perjalanan dengan mereka adalah memahami peradaban yang tidak pernah bisa tumbuh di antara nomaden.

Segala sesuatu dalam hidup nomaden adalah purbakala. Para Bakhtiari selalu pergi sendirian, cukup terlihat. Seperti nomad lainnya, mereka menganggap diri mereka sebagai sebuah keluarga, anak-anak dari seorang ayah-pendiri tunggal, seperti anak-anak Israel. Sebelum 10.000 SM, pengembara masyarakat digunakan untuk mengikuti migrasi alami ternak liar. Tapi domba dan kambing tidak memiliki migrasi alami. Mereka pertama kali dijinakkan sekitar 10.000 tahun yang lalu – hanya anjing adalah pengikut kamp lebih tua dari itu. Dan ketika manusia peliharaan mereka, dia mengambil tanggung jawab alam; pengembara harus memimpin kawanan tak berdaya.

Peran perempuan dalam suku nomaden yang sempit didefinisikan. Di atas semua, fungsi perempuan adalah untuk menghasilkan orang-anak-anak; terlalu banyak dia-anak adalah kemalangan yang mengancam bencana. Selain itu, tugas mereka terletak pada menyiapkan makanan dan pakaian. Sebagai contoh, perempuan di antara roti panggang Bakhtiari – dengan cara yang alkitabiah, dalam roti yang tidak beragi di atas batu panas. Tapi anak perempuan dan perempuan menunggu untuk makan sampai para pria telah dimakan. Seperti laki-laki, kehidupan para wanita pusat pada kawanan domba. Mereka susu kawanan, dan mereka membuat yoghourt bergumpal dari susu dengan berputar ke dalam kantong kulit kambing pada bingkai kayu primitif. Mereka memiliki hanya pada teknologi sederhana yang dapat dilakukan di perjalanan setiap hari dari satu tempat ke tempat. kesederhanaan ini tidak romantis, melainkan sebuah masalah bertahan hidup. Semuanya harus cukup ringan untuk dilakukan, yang akan dibentuk setiap malam dan akan dikemas pergi lagi setiap pagi.

Ketika para wanita spin wol dengan sederhana, perangkat kuno, itu adalah untuk segera digunakan, untuk membuat perbaikan yang sangat penting dalam perjalanan – tidak lebih.

Hal ini tidak mungkin dalam hidup nomaden untuk membuat hal-hal yang tidak akan diperlukan untuk beberapa minggu. Mereka tidak bisa dilakukan. Dan kenyataannya, Bakhtiari tidak tahu bagaimana untuk membuat mereka. Jika mereka membutuhkan pot logam atau paku, mereka perdagangan mereka dengan menetap orang di luar suku. Kehidupan Bakhtiari terlalu sempit untuk memiliki waktu atau keahlian untuk spesialisasi. Tidak ada ruang untuk inovasi, karena tidak ada waktu, di perjalanan, antara pagi dan sore, datang dan pergi sepanjang hidup mereka, untuk mengembangkan perangkat baru atau pemikiran baru – bahkan bukan lagu baru. Kebiasaan-satunya yang bertahan adalah kebiasaan lama. Ambisi satunya anak adalah menjadi seperti ayah.

Ini adalah hidup tanpa fitur. Setiap malam adalah akhir dari hari seperti yang terakhir, dan setiap pagi akan menjadi awal dari perjalanan seperti hari sebelumnya. Ketika istirahat hari, ada satu pertanyaan di benak setiap orang: Dapatkah kawanan diperoleh selama berikutnya high pass? Untuk suku harus bergerak pada, penggembala harus menemukan padang rumput baru setiap hari, karena pada ketinggian penggembalaan ini adalah habis dalam satu hari. Setiap tahun Bakhtiari salib enam rentang gunung di luar perjalanan (dan cross mereka lagi untuk kembali). Mereka berbaris melalui salju dan air banjir musim semi. Tidak ada yang baru, dan tidak ada yang mengesankan. Pengembara tidak memiliki peringatan, bahkan untuk orang mati.

Langkah tunggal terbesar di pendakian manusia adalah perubahan dari nomaden pertanian desa. Apa yang membuat itu mungkin? Sebuah tindakan yang aneh dan rahasia alam. Dalam ledakan vegetasi baru pada akhir zaman es te, sebuah gandum hibrida muncul di Timur Tengah. Itu terjadi di banyak tempat: satu yang khas adalah oase kuno Yerikho.

Yerikho lebih tua dari pertanian. Yang pertama orang-orang yang datang ke sini dan diselesaikan oleh pegas di lain bijaksana sunyi tanah orang-orang yang dipanen gandum, tapi belum tahu cara menanamnya. Arkeolog nama budaya mereka “Natufian”. Mereka membuat alat untuk panen liar, dan yang merupakan bagian luar biasa foresight. Mereka membuat sabit dari batu api; kuno tepi sabit akan ditetapkan dalam sepotong tanduk rusa, atau tulang. Tidak ada lagi bertahan hidup, di atas bukit atau tel, jenis gandum liar bahwa penduduk awal dipanen. Tapi rumput yang masih di sini harus terlihat sangat seperti gandum yang mereka ditemukan, bahwa mereka berkumpul untuk pertama kalinya oleh segenggam, dan memotong dengan gerakan menggergaji dari sabit yang penuai telah digunakan untuk semua sepuluh ribu tahun sejak saat itu.

Titik balik terhadap penyebaran pertanian hampir pasti terjadinya dua bentuk gandum dengan yang besar, penuh kepala biji. Sebelum 8000 SM gandum bukanlah tanaman mewah seperti sekarang ini, melainkan hanya salah satu dari banyak rumput liar menyebar ke seluruh Timur Tengah. Dengan beberapa kecelakaan genetik, gandum liar disilangkan dengan kambing rumput alam dan membentuk subur hibrida. kecelakaan itu pasti terjadi berkali-kali dalam vegetasi bermunculan yang muncul setelah zaman Es yang terakhir. Dalam dari segi mesin genetik yang mengarahkan pertumbuhan, itu menggabungkan empat belas kromosom gandum liar dengan empat belas kromosom rumput kambing, dan diproduksi Emmer dengan 28 kromosom. Itulah yang membuat begitu banyak Emmer gemuk. hibrida ini mampu menyebar secara alami, karena biji melekat pada kulit sedemikian rupa sehingga mereka tersebarnya angin.

Untuk seperti hibrida yang akan subur jarang terjadi tetapi tidak unik di antara tanaman.Tapi sekarang cerita tentang kehidupan tanaman yang kaya mengikuti Abad Es menjadi lebih mengejutkan. Ada kecelakaan genetik kedua, yang mungkin terjadi karena Emmer sudah dibudidayakan. Emmer disilangkan dengan kambing lain rumput alam dan menghasilkan hibrida masih lebih besar dengan empat puluh duakromosom, yang roti gandum. Itu tidak mungkin cukup dalam dirinya sendiri, dan kita tahu sekarang bahwa tidak akan roti gandum telah subur tetapi untuk mutasi genetik tertentu pada satu kromosom.

Namun ada sesuatu yang lebih aneh. Sekarang kita memiliki telinga yang indah gandum, tapi satu yang tidak akan pernah tersebar di wid karena telinga terlalu ketat untuk putus. Dan jika saya istirahat itu, mengapa, maka sekam terbang dan jatuh tepat setiap butir di mana ia tumbuh. Mari saya mengingatkan Anda, yang sangat berbeda dari wheats liar atau dari hibrida, pertama primitif, Emmer. Dalam bentuk-bentuk primitif telinga jauh lebih terbuka, dan jika telinga istirahat maka Anda mendapatkan cukup effect berbeda – Anda mendapatkan biji-bijian yang akan terbang dalam angin. Para wheats roti telah kehilangan kemampuan. Tiba-tiba, manusia dan tanaman telah datang bersama-sama. Manusia sebuah gandum bahwa ia hidup oleh, tetapi gandum juga berpikir bahwa manusia dibuat untuk dirinya karena hanya sehingga dapat itu diperbanyak. Untuk wheats roti hanya dapat berkembang biak dengan bantuan; pria panen harus telinga dan menyebarkan bibit mereka, dan kehidupan masing-masing, manusia dan tanaman, tergantung pada yang lain. Ini adalah dongeng sejati genetika, seolah-olah kedatangan peradaban telah diberkati di muka.

Sebuah bersama bahagia peristiwa alam dan manusia diciptakan pertanian. Mungkin terjadi secara independen di beberapa tempat di Timur Tengah dan seluruh dunia. Yerikho telah awal sebelum pertanian, tetapi Yerikho adalah simbol dari awal revolusi pertanian. Tidak seperti desa lupa tempat lain, itu adalah monumental, berlapis-lapis sejarah, kota. Kota manis-air kuno Yerikho adalah sebuah oasis di tepi gurun pasir musim semi yang telah berjalan dari kanan ke kota modern saat ini prasejarah kali. Berikut gandum dan air datang bersama dan, dalam arti bahwa, di sini manusia mulai peradaban. Di sini, juga, perantau datang dengan gelap mereka, teredam wajah keluar dari padang pasir, memandang iri pada cara baru hidup. Itulah sebabnya Yosua membawa suku Israel di sini dalam perjalanan mereka ke Tanah Perjanjian – karena gandum dan air, mereka membuat peradaban: mereka membuat janji tanah yang mengalir dengan susu dan madu. Gandum dan air berbalik bahwa bukit tandus ke kota tertua di dunia.

Sekaligus pada waktu itu Yerikho berubah. Orang-orang datang dan segera menjadi iri tetangga mereka, sehingga mereka harus membentengi Yerikho, mengubahnya menjadi sebuah kota bertembok, dan membangun menara luar biasa, sembilan ribu tahun yang lalu. Menara ini tiga puluh kaki melintasi di dasar, dan hampir tiga puluh kaki secara mendalam. Dan mendaki di samping itu penggalian mengungkapkan berlapis-lapis peradaban masa lalu: pra-tembikar awal laki-laki, pra-tembikar berikutnya laki-laki, kedatangan gerabah tujuh ribu tahun yang lalu; awal tembaga, perunggu awal, tengah perunggu. Masing-masing peradaban datang, menaklukkan Yerikho, dikuburkan, dan dibangun sendiri atas; sehingga menara terletak tidak begitu banyak di bawah empat puluh lima meter dari tanah, seperti di bawah empat puluh lima meter dari peradaban masa lalu.

Yerikho adalah mikrokosmos dari sejarah. Di sini orang datang untuk memahami dan membentuk lingkungan hidup mereka, datang untuk mengubah dunia untuk memenuhi kebutuhan mereka. Dengan 6000 SM Yerikho adalah sebuah pemukiman pertanian yang besar. Isinya tiga ribu orang, dan tercakup delapan hektar di dalam tembok. Para wanita tanah gandum dengan batu berat mengimplementasikan yang mencirikan diselesaikan masyarakat. Para pria berbentuk, menepuk dan dibentuk tanah liat untuk membangun-batu bata, beberapa yang paling awal yang dikenal. Tanda dari thumb bata-pembuat ‘-cetak yang masih ada. Manusia, seperti roti gandum, sekarang tetap di tempatnya.

Pertanian dan peternakan tampak pencarian sederhana, namun sabit Natufian merupakan sinyal untuk menunjukkan kepada kita bahwa mereka tidak diam. Setiap tahap dalam domestikasi tumbuhan dan hewan membutuhkan penemuan. Dasar perangkat yang gesit-jari pikiran berbohong tentang, unregarded, di desa mana pun di dunia. tumpah ruah mereka dari artifices kecil dan halus adalah sebagai cerdas, dan dalam arti sedalam penting dalam pendakian manusia, seperti halnya aparat fisika nuklir: jarum, penusuk itu, pot, anglo, sekop, kuku dan sekrup, bellow, tali, simpul, alat tenun, harness, hook, tombol, sepatu – satu bisa nama seratus dan tidak berhenti untuk napas. kekayaan itu berasal dari interaksi penemuan, budaya merupakan kelipatan dari ide-ide, di mana setiap mempercepat perangkat baru dan memperbesar kekuatan sisanya.

Penemuan paling kuat di bidang pertanian semua, tentu saja, bajak. Kami berpikir tentang bajak sebagai baji membagi tanah. Dan apit merupakan penemuan mekanis penting awal. Namun bajak juga sesuatu yang jauh lebih mendasar: itu adalah sebuah tuas yang mengangkat tanah, dan itu adalah salah satu aplikasi pertama dari prinsip tuas. Ketika, lama kemudian, Archimedes menjelaskan teori tuas ke Yunani, ia mengatakan bahwa dengan titik tumpu untuk tuas ia bisa bergerak bumi. Tapi ribuan tahun sebelum bahwa ploughmen Timur Tengah telah berkata, ‘Beri aku tuas dan saya akan makan bumi.

Pertanian ditemukan setidaknya sekali lagi, lama kemudian, di Amerika. Tetapi bajak dan roda tidak, karena mereka bergantung pada hewan draft. Langkah luar pertanian sederhana di Timur Tengah adalah domestikasi draft hewan. Kegagalan untuk membuat yang menggerakkan biologis terus Dunia Baru kembali pada tingkat tongkat menggali dan paket; hal itu bahkan tidak memukul roda tembikar.

Roda ditemukan untuk pertama kali sebelum 3000 SM dalam apa yang tidak Rusia selatan. Menemukan awal yang solid roda kayu dilampirkan ke rakit tua atau kereta luncur untuk menarik beban, yang dengan demikian diubah menjadi gerobak. Sejak itu roda dan gandar menjadi akar ganda dari mana penemuan tumbuh. Sebagai contoh, berubah menjadi alat untuk grinding gandum – dan menggunakan kekuatan alam untuk melakukannya: pasukan binatang yang pertama, dan kemudian kekuatan angin dan air. Roda menjadi model bagi semua gerakan rotasi, sebuah norma penjelasan dan simbol surgawi lebih dari tenaga manusia ilmu pengetahuan dan seni sama. Matahari adalah kereta beroda, dan langit itu sendiri adalah roda, dari waktu bahwa Babel dan Yunani dipetakan berpaling dari langit berbintang.

Tentang waktu itu Yosua menyerbu Yerikho, sekitar 1400 SM, para insinyur mekanis Sumeria dan Asyur berbalik roda ke katrol untuk menimba air. Pada saat yang sama mereka merancang sistem irigasi skala besar. Pemeliharaan vertikal shaft masih bertahan seperti tanda baca di lanskap Iran. Mereka turun tiga ratus meter ke qanats atau kanal bawah tanah yang membentuk sistem, pada tingkat mana air alami aman dari penguapan.

The qanats adalah konstruksi akhir dari sebuah peradaban kota, dan mereka menyiratkan adanya saat itu hukum untuk mengatur air hak dan penguasaan tanah dan hubungan sosial lainnya. Dalam masyarakat pertanian, aturan hukum memiliki karakter yang berbeda dari pengembara hukum yang mengatur pencurian seekor kambing atau domba. Sekarang struktur sosial terikat dengan peraturan hal yang mempengaruhi masyarakat secara keseluruhan: akses ke lahan, biaya pemeliharaan dan kontrol terhadap hak atas air, hak untuk menggunakan, berbalik dan berpaling, maka berharga konstruksi yang panen tergantung dari musim.

 

Mesin adalah alat untuk menekan kekuatan di alam. Namun sebagai mesin telah menunjuk sumber kekuasaan yang lebih besar, telah semakin banyak datang untuk mendahului menggunakan alamnya. Bagaimana bahwa mesin dalam bentuk modern sekarang tampaknya bagi kita ancaman? Pertanyaan seperti serangan kita bergantung pada skala kekuatan yang mesin dapat berkembang. Kita bisa memasukkannya dalam bentuk alternatif: Apakah daya dalam skala pekerjaan untuk yang mesin itu membuat tipu daya, atau sehingga tidak proporsional yang dapat mendominasi pengguna dan mendistorsi gunanya? Pertanyaan itu mencapai jauh ke belakang, itu dimulai ketika manusia pertama dimanfaatkan power lebih besar dari sendiri, kekuatan binatang. Setiap mesin jenis hewan draft – bahkan reaktor nuklir. Hal ini meningkatkan surplus yang telah memenangkan manusia dari alam sejak awal pertanian. Tetapi melakukannya dengan menambah efek dari manusia pilihan, dan di sana terletak bahaya kami: setiap daya untuk yang baik dapat digunakan sebagai kekuatan untuk kejahatan. Sejarah manusia bercerita tentang apa pilihan manusia telah dibuat dengan surplus dan mesin di pembuangan.

Dalam usahanya inspirasi dan terus untuk memahami sejarah perkembanganintelektual umat manusia, Yakub Bronowski menjelaskan transisi nenek moyang kitamelakukan sekitar sepuluh ribu tahun yang lalu ketika mereka meninggalkan gaya hidup nomaden mereka dan mengadopsi bukan pilihan untuk bekerja bumi, mengolah tanah dan menjinakkan binatang.

Yang menarik, dan agak bijak, Bronowski menggunakan Alkitab, bukan sebagai teks agama, tetapi sebagaiekspresi historis populasi yang harus memahami revolusi ini,dan sebagai  ilustrasi yang dapat digunakan untuk membantu kita memahami ketegangan dan kesulitan bahwa transisi ini mensyaratkan bagi mereka di kedua  sisi dari perkembangan ini.

Kita mungkin mengambilnya untuk hari ini diberikan, dan mungkin bahkan sebagai primitif, tetapi pengembangan pertanian telah berdampak hampir tak terbayangkan pada dunia seperti yang kita tahu sepuluh ribuan tahun setelah didirikan. Jika anda memperhatikan, bagaimanapun, Anda akan segera belajar untuk melihat di mana-mana di sekitar Anda.

Referensi:

Buku “The Ascent of Man: Lower Than the Angels” by J.Bronowski

http://en.wikipedia.org/wiki/The_Ascent_of_Man

http://web.dsbn.edu.on.ca/~rudy.klassen/FOV1-000D672D/FOV1-000D6C54/FOV1-000DB410/harvest.pdf

http://berto-meister.blogspot.com/2009/03/ascent-of-man-harvest-of-seasons.html

http://abagond.wordpress.com/2009/11/21/jacob-bronowski-the-harvest-of-seasons/

http://www.youtube.com/watch?v=eZjSiHtaNdM&feature=related

Lebih Rendah dari Angels

March 22, 2011 § Leave a comment

“Evolusi manusia dari proto-kera ke 400.000 tahun yang lalu”

 

Lower than the Angels adalah salah satu bab seri dari Film yang di bukukan, The Ascent of Man. The Ascent of Man adalah sebuah film dokumenter tiga belas bagian serial televisi yang diproduksi oleh BBC Film dan Time-Life pertama kali dikirimkan pada tahun 1973, ditulis dan disajikan oleh Jacob Bronowski. Dimaksudkan sebagai serangkaian film dokumenter “pandangan pribadi” dengan cara tahun 1969 seri Peradaban Kenneth Clark.

Dalam bab ke 1 —Lower than the Angels— ini, menceritakan tentang evolusi manusia pada 400.000 tahun yang lalu yang (katanya) dari proto kera. Ilmuan mempercayai adanya keterkaitan antara manusia dengan primata.  Jika kita lihat secara fisik, manusia dan primata itu tidak jauh berbeda. Contohnya saja alat geraknya, manusia dan primata sama-sama mempunyai dua pasang alat gerak berupa tangan dan kaki. Karena adanya kedekatan secara fisik inilah akhirnya seorang ilmuan bernama Charles Darwin membuat teori tentang evolusi manusia yang akhirnya dikenal sebagai “Teori Darwin”.

Teori evolusi Darwin tidak pernah mengatakan manusia itu berasal dari monyet.  Monyet, dan manusia modern (homo sapiens), bahkan mahluk hidup lainnya (sapi, kebo, babi, tumbuh-tumbuhan) memiliki nenek moyang yang sama, kemudian oleh proses evolusi mereka berpisah menjadi bentuk seperti sekarang. Manusia termasuk ordo yang sama dengan monyet, yaitu primata oleh karena itu manusia dan monyet dalam pohon evolusi dalah sangat dekat, dibandingkan dengan sapi misalnya, apalagi tumbuh-tumbuhan.

Zat kehidupan paling awal adalah asam amino, kemudian berbentuk sel tunggal, kemudian berkembang menjadi multisel (ini membutuhkan waktu berjuta-juta tahun). Mahluk tingkat tinggi yang paling awal dikenal (penemuan dari fosil) adalah Trilobit, kemudian dalam waktu bermiliar-miliar tahun menjadi berbagai bentuk kehidupan seperti sekarang ini.

Proses evolusi bekerja dalam berbagai cara, yaitu kemampuan beradapatasi terhadap perubahan lingkungan, perkawianan antar varites, mutasi gen, domestifikasi dan lain-lain. Menurut saya teori evolusi ini merupakan penemuan Darwin yang sangat brillian. Anda dapat membaca bukunya pada link ini: http://www.talkorigins.org/faqs/origin.html

Berdasarkan penelitian para ahli paleontologi, manusia itu adalah lebih dari satu species, yaitu homo erectus (species manusia paling tua), homo soloinsis, homo neandhertal, penemuan terakhir adalah manusia flores (masih diperdebatkan apakah meraka merupakan species yg berbeda dari homo sapiens) dan lain-lain. Kita dan saudara-saudara kita diseluruh dunia ini (apapun rasnya) tergolong dalam species homo sapiens. Species manusia (homo) semuanya sudah punah kecuali homo sapiens.

Setiap spesies telah diadaptasi agar sesuai ke ceruk ekologis tertentu, mereka telah berevolusi untuk lingkungan tertentu.  Manusia, meskipun relatif lemah atribut fisik telah mampu membentuk dunia dengan hadiah unik. Bronowski percaya bahwa hal itu tidak begitu banyak evolusi biologis, tapi evolusi budaya yang telah menciptakan manusia apa yang hari ini. Evolusi manusia berasal dari evolusi Homo sapiens sebagai berbeda spesies dari lainnya hominid , kera besar dan plasenta mamalia .Studi tentang evolusi manusia mencakup banyak ilmiah disiplin, termasuk antropologi fisik , Primatologi , arkeologi , linguistik dan genetika Istilah “manusia” dalam konteks evolusi manusia mengacu pada genus Homo , namun studi evolusi manusia biasanya meliputi lainnya hominid , seperti Australopithecus . Genus Homo telah menyimpang dari australopithecus oleh sekitar 2,3 to 2.4 juta tahun yang lalu di Afrika Para ilmuwan telah memperkirakan bahwa manusia bercabang dari nenek moyang mereka dengan simpanse – yang lain hanya hominins hidup – sekitar 5-7 million tahun yang lalu. Several Beberapa spesies Homo berkembang dan sekarang punah.

Dipandang dari segi ilmu eksakta, manusia adalah kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia ( ilmu kimia ). Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi ( ilmu fisika ). Manusia merupakan mahluk biologis yang tergolong dalam golongan mahluk mamalia ( biologi ). Dalam ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan mahluk yang ingin memperoleh keuntungan atu selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus ( ilmu ekonomi ). Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri ( sosiologi ), mahluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan ( politik ). Dan lain sebagainya.

Manusia yang tebih rendah dari malaikat. Sesungguhnya manusia itu adalah makhluk Tuhan yang paling tinggi derajatnya,sebab pada hakikatnya manusia itu tercipta seperti sebuah binatang layaknya seekor kera. Manusia memiliki imajinasi dan membanyangkan masa depan dan menciptakan mulai dari menggunakan alat yang sederhana seperti Penggunaan Daun jerami untuk Atap rumah , Batu sebagai penghasil Api dan masih banyak lagi. Hingga pada Manusia yang cenderung memanfaatkan teknologi daripada menggunakan alat-alat yang sederhana . karena mereka selalu berfikir zaman era globalisasi ini apabila tidak menggunakan teknologi maka kita akan mencapai kemajuan dan kemerdekaan dengan cepat.
Dan ini merupakan suatu bukti bahwa manusia itu dahulu sangat rajin dalam membangun suatu dunia tanpa terpaku pada penggunaan teknologi dan Robot sebagai alat batu dalam kelangsungan hidupnya. Itu tercipta karena manusia yang pada dasarnya mempunyai imajinasi yang tidak memunginkan menerimanya akan tetapi cenderung untuk mengubahnya, hal ini merupakan kemampuan yang dibutuhkan oleh dunia sebab apabila manusia sering menggunakan teknologi yang ada malah timbul sifat malas dan berakibat pada baik dan buruknya kehidupan suatu manusia itu sendiri.
Dalam kehidupan saat ini banyak cara yang dapat ditempuh oleh manusia dalam membuat hidupnya menjadi lebih baik. Seperti misalnya dalam judul  Lowers Than The Angels disini manusia cenderung menfaatkan kekayaan alam yang ada untuk menembus kekurangan fisik yang dimiliki. Dimana faktor itu mendorong kekuatan berfikir manusia untuk memenuhi kebutuhannya dengan memanfaatkan apa yang ada salah satunya atribut alam sekitar.

Lebih rendah dari malaikat.  Manusia adalah makhluk tunggal. Mereka memiliki satu set karunia yang membuat mereka terlahir unik diantara para binatang : sehingga tidak seperti mereka (binatang), mereka (manusia) bukanlah figur sebuah pemandangan tetapi mereka adalah pembentuk bentang alam. Tubuhnya dan pemikirannya adalah seorang penjelajah alam seperti binatang, yang tidak bisa ditemukan tetapi mereka selalu membut rumah di setiap benua.

Hal ini dilaporkan saat warga Spanyol datang ke Samudra Pasifik pada tahun 1769, suku India California berkata “pada saat bulan penuh, ikan-ikan akan datang dan menari di pantai ini”. Dan itu benar terjadi bahwa banyak ikan lokal yang bervariasi, para grunion, mereka bergerak keluar dari bawah laut dan bertelur diatas batas normal pasang tinggi air laut.

Betinanya yang memulai membenamkan dirinya pertama kali di pasir dan jantannya menutup telur-telur tersebut dan memberi makan mereka dimulai sejak mereka diletakkan. Pada saat bulan penuh itu menjadi sangat penting, karena itu memberikan telur-telur itu waktu agar tidak terganggu pertumbuhannya selama sembilan sampai sepuluh hari, dan selama sepuluh hari itu saat pasang tinggi air laut saatnya para ikan menetas dan pergi ke laut lepas untuk memulai hidupnya.

Setiap pemandangan di dunia ini saling membutuhkan dan adaptasi yang serasi, dimana hewan menjadi cocok dengan lingkungannya dan akan berputar seperti roda gigi yang selalu berputar ke satu tempat ke tempat lain dan akan kembali ke posisi semula. Seperti landak yang sedang tertidur dan menunggu saat musim semi datang dan membangkitkan metabolisme tubuhnya untuk hidup kembali. Kicauan burung yang mengalahkan udara dan bertengger diantara bunga-bunga yang bermekaran. Kupu-kupu pun meniru menjadi daun dan mengelabui binatang buas serta predator lainnya. Lalat pun seperti antar jemput mekanik yang melewati tanah di musim semi.

Jadi jutaan tahun yang lalu saat evolusi telah mengubah para grunion untuk menyesuaikan dan duduk tepat sesuai arus. Tetapi alam yang melakukan evolusi secara biologi tidak menyesuaikan manusia untuk lingkungan yang spesifik. Sebaliknya, dibandingkan dengan para grunion yang memiliki peralatan untuk bertahan hidup dan paradoks dari kondisi manusia.  Salah satu dari mereka menyesuaikan untuk semua kondisi. Diantara kebanyakan binatang dimana sering mengambil langkah seribu, terbang, bersembunyi dan berenang di sekitar kita, hanya manusia yang tidak pernah mengunci salah satu cara mereka dalam menaklukan bentang alam. Dalam imajinasinya, alasannya, kehalusan emosionalnya dan kekuatannya, membuat mereka mampu untuk tidak menerima keadaan alam dan berusaha mengubahnya. Dalam seri penemuan ini dimana manusia dari umut ke umur atau dari waktu ke waktu mulai dibuat lagi untuk lingkungannya sendiri. Ini adalah perbedaan dari sebuah evolusi yang tidak secara biologi tetapi dari evolusi kebudayaan. Saya menyebutnya rangkaian cerdas sebuah kebudayaan puncak dari pendakian seorang manusia.

Saya menggunakan kata-kata “ascent” atau pendakian dengan pengertian yang sangat berharga. Manusia itu sangat mulia daripada binatang lainnya dari sebuah pemberian imajinatif. Mereka dapat menyusun rencana, membuat penemuan, membuat penemuan-penemuan baru menjadi sebuah judul dan penetrasi, selama mereka belajar untuk mengkombinasi talenta mereka menjadi lebih berguna dan menjadi jalan yang sesuai. Jadi penemuan hebat dari waktu yang berbeda dan kebudayaan yang berbeda secara teknik, secara ilmiah, secara kesenian mengekspresikan kemajuan mereka menjadi sesuatu yang lebih kaya dan lebih rumit daripada kemampuan manusia untuk naik.

Dan tentu saja hal ini sangat menggoda para ilmuwan untuk mendapatkan sebuah harapan dari penemuan asli dan pencapaian dari pemikiran kebanggaan terbaru. Dan sebaiknya kita ikut berbangga karena hal ini beberapa modernisasi pun akhirnya dapat berjalan. Berpikir bagaimana caranya sebuah kode hereditas (faktor kelahiran) spiral DNA dalam  dapat mengubah suatu kaum : atau pergi bekerja untuk menindak lanjuti keistimewaan dari sebuah pemikiran manusia. Berpikir bagaimana sebuah filosofi dapat memandang hingga ke Teori Relativitas atau beberapa menit kebiasaan dari pengukuran atom.

Dalam pencapaian seorang manusia dan partikel-partikel dalan ilmu pengetahuan bukanlah sebuah konstruksi museum yang harus diselesaikan. Ini adalah sebuah proses, dimana dalam eksperimen pertama memiliki tempat formulasi dalam sebuah kimia dan penghitungan canggih dari seorang astronom Mayan dari Amerika Tengah dan menciptakannya sendiri untuk mengubah Dunia Lama ini.

Di setiap jalannya umur terdapat satu titik poin, jalan baru dalam melihat dan menegaskan sebuah koherensi dari sebuah dunia. Selama mengikuti titik poin tersebut dan meneruskan dari kebudayaan-kebudayaan, saya menyarankan untuk mengikuti sejak awal tetapi tidak mengikuti seketat dalam kronologisnya, karena sesuatu yang menarik disini adalah bagaimana sejarah dari seorang pemikiran manusia yang tidak menutup kemungkinan perbedaan bakat atau talentanya. Saya menyarankan untuk menghubungkan dengan ide-ide disini dan bagian-bagian dari ide ilmu pengetahuan serta asal-usul mereka yang telah dikaruniai sifat dasar manusia dan dimana membuat manusia itu sebagai makhluk yang unik. Apa yang telah saya berikan, apa yag telah membuatku kagum selama bertahun-tahun adalah jalan dimana ide-ide dari manusia dan sifat dasar mereka pada alamnya.

Poin dari Charles Darwin mengatakan tentang Asal-Usul dari Spesies pada tahun 1859 dan kemudian ia mengeluarkan buku berjudul Garis Keturunan seorang Pria. Cerita-cerita kuno digunakan untuk mengambil makhluk ke dalam umur-umur emas dan indah, bentang dunia yang melegenda. Jika saya bercerita mengenai Gen pada saat ini, saya seharusnya berada di Kebun Eden. Tetapi ini bukanlah Kebun Eden. Dan saya belum bisa menjadi pusat dari sebuah dunia, tempat kelahiran para pria disinilah di Lembah Keretakan tepatnya di Afrika Timur dekat dengan equator (garis khatulistiwa). Menuruni lembah Omo, tebing, tempat tandus, merekam sejarah masa lalu seorang manusia. Dan jika ini adalah Kebun Eden, kenapa harus mengering selama jutaan tahun yang lalu. Saya telah memilih tempat ini karena disini memiliki struktur yang unik.

Hewan-hewan adalah sesuatu yang sangat mengejutkan, karena pada saat mereka hadir, mereka hanya mengalami perubahan sedikit dalam hidupnya. Disaat kami menemukan mereka di endapan (lumpur) kira-kira dua milyar tahun yang lalu dalam bentuk makhluk fosil mereka yang menjadi seorang manusia dan kami dikejutkan adanya perbedaan antara kerangka kita dan kerangkanya (hewan tersebut) dengan melihat kerangka tengkoraknya. Jadi secara alamiah kita mengharapkan bahwa binatang di padang rumput juga sangat berubah. Tetapi fosil yang telah ditemukan di Afrika tidak terlihat seperti itu. Fosil itu terlihat seperti pemburu yang memiliki tanduk sama seperti rusa. Para leluhur yang dulu memburunya tidak menyadari bahwa itu adalah Topi pada jaman sekarang. Tapi mereka menyadarinya bahwa pemburuan hari ini masih hitam atau putih sebagai keturunannya.

Evolusi manusia dimulai saat Afrika mengalami perubahan iklim : danau-danau mulai menyusut (tidak ada air lagi), hutan berubah menjadi padang gurun karena kekeringan. Dan menjadi bukti beruntungnya seorang manusia tidak bisa beradaptasi dengan baik dalam kondisi seperti itu. Dalam cuaca seperti ini, dapat bertahan hidup sangat mahal harganya dan itu akan menangkap mereka. Saat para hewan seperti zebra Grevy mampu beradaptasi di padang gurun, ini menjadi tangkapan yang bagus di waktu seperti ini. Dan yang paling anggun dalam beradaptasi dari semua binatang tersebut adalah pemberian gazelle : ini adalah hewan yang memiliki loncatan indah selama berada di padang gurun.

Ini adalah Afrika yang terbakar, daratan seperti Omo, manusia menginjakkan kaki pertama kali di tanah ini. Ini seperti jalan pedesaan menuju pendakian seorang manusia dan hal ini sangatlah penting. Dua juta tahun yang lalu, leluhur pertama berjalan dengan menggunakan kakinya dan sangat berbeda dengan pria modern sekarang yang menggunakan kakinya untuk berjalan. Faktanya, disaat dia menaruh kakinya di atas tanah dan dia berjalan tegak lurus, seorang manusia akan membuat komitmen untuk integrasi yang baru dalam hidupnya dan anggota tubuhnya sendiri.

Salah satu konsentrasi utama dalam evolusi adalah kepalanya, karena pada kepalanya banyak mengalami perubahan yang paling jauh dan paling formatif. Beruntunglah, tengkorak yang ditemukan pada fosil terakhir bukan merupakan organ yang lembut (tidak mudah hancur) walaupun kurangnya informasi mengenai otak dari tengkorak tersebut yang menjadi hal penting untuk kita tetapi kita bisa melihat dari ukuran tengkorak tersebut untuk mengetahui kepintaran dari makhluk fosil tersebut. Kemudian beberapa fosil tengkorak ditemukan di Afrika Selatan pada lima puluh tahun terakhir yang membentuk sebuah struktur karakteristik dari sebuah kepala saat mereka mulai menyerupai manusia.

Hingga saat ini Dart menyadari dua keistimewaan bentuk wajah. Satu diantaranya memiliki lubang di tengkorak, bahwa tulang belakangnya muncul sampai ke tengkorak bagian belakang mendekati otak. Seperti seorang anak kecil yang sedang memegang kepalanya hingga ke atas. Dan salah satu yang mirip dengan pria ini lebih menyerupai seekor monyet atau kera yang memiliki kepala yang menggantung ke depan dari tulang belakang dan tidak tegak pada atasnya. Dan perbedaan yang terlihat selain bentuk kepalanya adalah giginya. Gigi selalu menceritakan cerita yang sesungguhnya. Gigi mereka kecil-kecil dan bentuknya kotak-kotak, dan mereka hanya memiliki gigi seperti anak kecil yaitu gigi susu yang tidak begitu kuat, bertarung dengan menggunakan gigi taringnya seperti kera. Yang artinya mereka memiliki wajah yang memakan dengan menggunakan tangannya dan tidak langsung menggunakan mulutnya. Dan pembuktian gigi tersebut memungkin mereka untuk memakan daging, daging mentah dan menggunakan tangan sebagai makhluk yang hampir mampu menggunakan peralatan dengan baik, alat batu seperti kerikil, pisau batu, untuk memotong dan berburu.

Dart menamakannya dengan Australopithecus dan ini bukanlah nama kegemarannya, arti dari nama ini adalah kera selatan, tetapi Dart merasa bingung menamakannya karena untuk pertama kalinya bentuk ini bukanlah seperti kera. Saya mengira bahwa Dart lahir di Australia dan memasukkan negara kelahirannya sebagai nama dari penemuannya.

Butuh waktu sepuluh tahun untuk menemukan tengkorak lainnya (tengkorak dewasa) dan tidak sampai tahun 1950 akhirnya rangkaian fosil Australopitechus dapat disatukan. Dimulai dari Afrika Selatan kemudian berpindah ke utara menuju Olduvai Gorge di Tanzania dan yang terbaru ditemukan di Danau Rudolf.

Untuk saya, bayi Australopithecus memiliki sejarah sendiri. Pada tahun 1950, saat arti dari manusia belum dapat diterima, saya bertanya untuk menyusun pecahan-pecahan matematika ini. Saya dalam empat puluh tahun menyerahkan hidup untuk memecahkan masalah perhitungan ini, tiba-tiba melihat pengetahuan saya kembali ke masa dua juta tahun yang lalu dan bersinar saat mencari sejarah mengenai manusia. Ini sungguh fenomenal.

Dan dari momen tersebut, saya total berkomitmen untuk memikirkan tentang apa yang membuat manusia berpikir apa itu dirinya : dalam pekerjaan ilmiah dan saya telah menyelesaikannya, literatur telah saya tuliskan dan telah saya programkan. Saya tidak mengetahui bagaimana bayi Taung pertama kali memulai hidupnya, tetapi untuk saya ini seperti kembali ke bayi primordial dari sebuah petualangan bagaimana manusia itu dimulai.

Bayi manusia, kebiasaan manusia adalah seperti rangkaian antara hewan dan malaikat. Sebagai contoh, refleksi bagaimana bayi menendang pada saat di dalam rahim ibu (semua ibu pasti mengetahuinya dan merasakannya) sama seperti halnya vertebrata. Bayi memulai bersikap seperti manusia pada saat ia berumur empat belas bulan karena pada saat itu bayi memulai melangkah.

Semua manusia bertingkah seperti kembali ke bagian dirinya yang seperti hewan. Kita harus berusaha untuk bersikap dingin dan memperlihatkan wajah kesendirian jika kita ingin memutuskan hubungan darah dalam hidup. Pemikiran seorang atlete adalah membangun kemampuannya dan memperbaiki kesalahannya dalam imajinasinya untuk membangun masa depannya.

Kepala bukanlah simbol dari gambaran manusia karena ini hanya sebagai tempat tinjauan masa depan dan evolusi kultural. Karena itu jika saya mengambil perjalanan manusia kembali ke masa lalu yaitu sebagai hewan, evolusi itu akan terbaca dengan mengikuti perjalanan tengkoraknya. Sayangnya, lebih dari lima puluh juta tahun yang lalu yang kita bicarakan ini, hanya enam atau tujuh tengkorak yang dapat teridentifikasi evolusinya.

Dimulai lima puluh tahun yang lalu dengan mengurutkan berdasarkan garis cabangnya yaitu dimulai oleh lemur. Fosil tengkorak dari keluarga lemur adalah Adapis dan ditemukan di Paris. Saat tengkorak ini mulai turun ke bawah kau akan melihat foramen magnum jauh ke belakang, seperti memiliki hubungan kesamaan mereka memakan serangga dan buah-buahan dan mereka memiliki lebih dari tiga puluh dua gigisama seperti primat pada umumnya. Fosil lemur seperti memberikan sedikit tanda bahwa ia adalah primata, lemur adalah anggota keluarga dari monyet, kera dan manusia.

Dua juta tahun yang lalu, saat kita belum menjadi manusia. Lalu setelah satu juta tahun, barulah kita menjadi manusia, karena satu juta tahun yang lalu sebuah makhluk muncul yang nantinya akan dipanggil Homo Erectus. Dia berkelana jauh keluar Afrika.  Fakta klasik mengenai ini dapat ditemukan di Cina. Dia adalah Manusia Peking, berumur sekitar empat ratus ribu tahun dan dia adalah manusia pertama yang yang dapat menggunakan api.

Perubahan didalam Homo erectus membawa kita ke materi yang paling penting lebih dari satu juta tahun. Penerusnya yang paling kita ketahui dan pertama kali ditemukan  di Jerman seabad lalu : sebuah kerangka fosil klasik, dia adalah manusia Neanderthal. Dia sudah mempunyai tiga cabang otak, yang besar seperti manusia modern. Mungkin ada garis keturunan dari manusia Neanderthal yang sudah meninggal tersebut, tetapi ini sama saja dengan mengambil garis timur tengah dan menariknya ke kita dan manusia ini disebut dengan Homo sapiens.

Di suatu tempat lebih dari sejuta tahun yang lalu manusia mulai membuat perubahan dalam menggunakan peralatannya (kualitas) yang kiranya memberikan poin-poin perbaikan dalam biologis selama periode tersebut. Penemuan canggih yang lain dari segi biologis dan kultur (budaya) terjadi setengah juta tahun yang lalu bias melakukan lebih baik daripada mencopy batu kuno dan kembali pada jaman Australopithecus. Mereka membuat peralatan manipulasi yang jauh lebih baik dan yang terpenting dapat dipergunakan dengan baik.

Berburu tidak mendukung akan meningkatnya populasi di suatu tempat, batasan dari padang gurun tidak bisa lebih dari dua orang dalam jarak dekat. Jadi pilihan terbaik dari berburu adalah kelaparan atau berpindah tempat.

Mereka pun berpindah tempat dengan jarak yang luar biasa jauh. Jutaan tahun berlalu dan mereka berada di Afrika Utara. Selama tujuh juta tahun yang lalu atau mungkin lebih cepat, mereka sudah berpindah ke Pulau Jawa. Selama empat juta tahun mereka menyebar dan berbaris lurus ke utara, menuju Cina bagian timur dan Eropa bagian barat. Ini adalah imigrasi terhebat yang dilakukan manusia.

Jalan hidup manusia sendiri bergantung pada kultur fosil sekarag dan inilah cara mereka bertahan hidup. Hanya orang-orang yang tetap bertahan hidup seperti Lapps di kondisi yang sangat ekstrem di Scandinavia bagian utara yang mengikuti para rusa kutub hingga mereka bisa hidup seperti manusia es.

Walaupun rusa kutub adalah binatang liar, mereka selalu memiliki cara untuk mengontrol mereka dan cara seperti ini lah yang menjadi kebudayaan mereka, seperti contohnya mereka membuat kelompok sejumlah lelaki yang mengelola dan mengonsep serta menggembala hewan-hewan tersebut. Ini adalah hubungan yang sangat aneh. Adaptasi dari Lapps lebih bebas daripada para rusa kutub karena mereka memiliki mode dari hidup dan adaptasi kultur dan bukan melalui biologis. Adaptasi yang Lapps lakukan adalah mengubah hidup dan berpindah tempat yang tidak jauh dari es, ini adalah pilihan yang dapat mengubah mereka, ini adalah hal yang tidak dapat dirubah sebagai mutasi biologis. Untuk adaptasi biologis lahir dari sebuah kebiasaan, tetapi kebudayaan belajar dari kebiasaan dimana telah diadaptasi oleh banyak masyarakat.

Ini adalah perbedaan prinsip antara adaptasi budaya dan biologis, keduanya mendemonstarikan tentang Lapps. Membuat perlindungan dari rusa kutub dan bersembunyi adalah adaptasi yang dapat diubah oleh Lapps keesokan harinya, kebanyakan dari mereka melakukannya secepatnya. Perubahan biologis dari Homo sapiens tidaklah besar, karena kita agak dekat spesies homogennya dengan Homo sapiens karena kita melihat dunia lebih cepat daripada melihatnya dari sisi tengah.

Budaya manusia yang kita kenal terbentuk pada saat zaman es, dalam seratus atau mungkin lima puluh ribu tahun. Manusia bertahan dari zaman es karena kemampuannya dalam berpikir untuk mengenali penemuan-penemuan dan mengubah benda tersebut menjadi alat yang berguna bagi komunitas mereka. Ternyata zaman es sangat membantu bagi perubahan besar dalam cara manusia dapat hidup. Mereka dipaksa tergantung pada sedikit tumbu-tumbuhan dan banyaknya hewan. Perburuan yang ketat ditepian es dapat merubah taktik dalam berburu. Alternatif terbaik cara mereka berburu adalah mengikuti mereka dan jangan sampai kehilangan jejak dari buruan yang mereka incar dan dengan cara seperti ini mereka mempelajarinya, mengantisipasi dan pada akhirnya mengadopsi kebiasaan mereka, termasuk cara migrasi mereka.

Perbedaan genetika diantara komunitas–komunitas ada pada skala sederhana. The lapps (orang-orang adat yang tinggal di sebelah utara Swedia, Norwegia, Finlandia dan semananjung di Rusia) sudah tidak bertahan hidup secara biologis, namun dengan penemuan-penemuan mereka yang dengan imajinatif menggunakan kebiasaan rusa kutub, dengan merubahnya menjadi hewan pekerja dengan artifak dan kereta seluncur. Bertahan hidup di es tidak tergantung dari warna kulit, Lapps telah bertahan hidup, manusia telah bertahan hidup di zaman es, dengan bantuan penemuan terhebat pada masa itu API.

Api adalah symbol dari hati manusia, dan dari waktu Homo sapiens bermula untuk meninggalkan tanda tangan mereka tiga puluh ribu tahun yang lalu, hati tersebut adalah gua. Sekitar satu juta manusia, dalam beberapa bentuk yang dikenali, hidup sebagai penjelajah dan pemburu. Kita hampir tidak mempunyai patung dari periode prasejarah. Hanya pada saat masa itu berakhir diujung dari lembaran es eropa, kita menemukan tanda tangan berupa cap didalam gua seperti Altamira (disuatu tempat di Spanyol dan selatan Perancis) sebuah catatan dari apa yang membuat sesuatu dapat mendominasi pikiran manusia dalam berburu. Lukisan gua, yang mana dibuat sekitar dua puluh ribu tahun yang lalu, sesuai untuk keseluruhan dasar  dari budaya manusia.

Hal yang sangat jelas untuk dikatakan adalah bahwa hewan, ditempat ini dalam pendeskripsian manusia gua itu adalah sakti. Tidak diragukan lagi bahwa itu adalah benar adanya tapi sakti itu hanyalah sebuah kata, bukan sebuah jawaban.  Sakti adalah sebuah kata yang yang tidak dapat menjelaskan apapun. Dikatakan bahwa manusia mempercayai bahwa hewan memiliki kekuatan, tapi kekuatan apa? Kita masih ingin mengetahui kekuatan apa yang membuat para pemburu ini percaya akan apa yang mereka dapat dari lukisan yang mereka buat.

Disini saya akan memberikan pandangan pribadi saya. Saya pikir kekuatan yang ditunjukkan oleh hewan tersebut adalah kekuatan mengantisipasi, kekuatan dalam hal melihat kedepan.Para pemburu ini melihat bison, rusa, dia melihat babi hutan, rasa takut telah memberikan kepadanya; tombak untuk bertahan hidup, dengan pengalaman yang sudah dia miliki, maka ia tidak perlu takut lagi.

Seni dan ilmu pasti adalah sesuatu yang unik, diluar jangkauan dari segalanya tentang apa yang bisa hewan lakukan. Kekuatan untuk menggambarkan masa depan, untuk meramalkan mengenai apa yang akan terjadi, dan rencana apa yang dibuat untuk mencegah hal buruk itu terjadi, dan untuk menghadirkannya dalam bentuk gambar dan bergerak masuk kedalam kepala kita,

Kita disini juga melihat menggunakan teleskop imajinasi, imajinasi tersebut adalah sebuah teleskop didalam waktu, kita melihat kembali kepada pengalaman masa lalu. Laki-laki yang yang membuat lukisan ini laki-laki yang menghadirkan, melihat melalui teleskop langsung. Mereka meihat maju bersamaan dengan pendakian manusia karena apa yang kita panggil evolusi budaya adalah hal paling mendasar dari sesuatu yang konstan, tumbuh dan melebar dari imajinasi manusia.

Manusia yang membuat senjata dan lukisan, sebenarnya mereka melakukan hal yang sama dan mengantisipasi masa depan sebagai satu-satunya hal yang bisa manusia lakukan, menyimpulkan apa yang datang dari sini. Mereka adalah pemberian-pemberian yang unik didalam manusia tapi pusat dari itu semua, akar dari setiap pengetahuan yang berkembang, terletak kemampuan untuk mengambil kesimpulan dari apa yang kita lihat sampai apa yang tidak bisa kita lihat, untuk bergerak kedalam pikiran kita melewati luar angkasa dan waktu, dan mengenali diri kita sendiri pada masa lalu sebagai bagian dari langkah maju. Seluruh gua ini, cetak tangan ini mengatakan “Ini adalah tanda saya. Ini adalah manusia”.

Kesimpulan teori evolusi adalah manusia dan mahkluk hidup lainnya berasal dari nenek moyang yang sama. Mungkin juga manusia dan alam semesta ini berasal dari zat yang sama.

Berikut saya sertakan film dokumenternya:

Semoga bermanfaat J

 

Refransi:

Buku “The Ascent of Man: Lower Than the Angels” by J.Bronowski

http://en.wikipedia.org/wiki/The_Ascent_of_Man

http://www.talkorigins.org/faqs/origin.html

http://enjangheri.blogspot.com/2011/03/ascent-of-man-part1-lower-than-angels.html

http://deathwhyy.blogspot.com/2011/03/lower-than-angel.html

http://pristikurnia.blogspot.com/2011/03/lebih-rendah-daripada-malaikat.html

http://www.strategicforesight.com/bookreview_ascentofman.htm

http://forum.kompas.com/showthread.php?5627-Percayakah-anda-pada-teori-evolusi/page50

http://www.google.co.id/images?q=TEORI+DARWIN&um=1&ie=UTF-8&source=univ&sa=X&ei=EraITc3iLMTNrQfk-KjXDg&ved=0CF0QsAQ&biw=1366&bih=634

http://www.youtube.com/watch?v=-QetE6WvBFY&feature=related

 

Globalisasi Budaya

March 10, 2011 § Leave a comment

Dilihat dari literature sejarah, perilaku seks bebas sudah pernah menjadi tradisi dalam masyarakat zaman jahiliyah dulu. Zaman di mana kondisi masyarakat Arab pra-Islam yang sangat tenggelam dalam “tanah lumpur” kebodohan dan keterbelakangan. Masyarakat senang pertikaian dan pembunuhan, kekejaman dan suka mengubur anak perempuan. Potret social mereka begitu gelap, amat primitive dan jauh dari peradaban. Pada zaman itulah berlaku tradisi perkawinan model seks bebas.
Imam Bukhori meriwayatkan dalam sebuah hadist yang diceritakan melalui istri Nabi, Aisyah ra, bahwa pada jaman jahiliyah dikenal 4 cara pernikahan. Pertama, gonta-ganti pasangan. Seorang suami memerintahkan istrinya jika telah suci dari haid untuk berhubungan badan dengan pria lain. Bila istrinya telah hamil, ia kembali lagi untuk digauli suaminya. Ini dilakukan guna mendapatkan keturunan yang baik. Kedua, model keroyokan.

Sekelompok lelaki, kurang dari 10 orang, semuanya menggauli seorang wanita. Bila telah hamil kemudian melahirkan, ia memanggil seluruh anggota kelompok tersebut tidak seorangpun boleh absent. Kemudian ia menunjuk salah seorang yang dikehendakinya untuk di nisbahkan sebagai bapak dari anak itu, dan yang bersangkutan tidak boleh mengelak. Ketiga, hubungan seks yang dilakukan oleh wanita tunasusila yang memasang bendera / tanda di pintu-pintu rumah. Dia “bercampur” dengan siapapun yang disukai. Keempat, ada juga model perkawinan sebagaimana berlaku sekarang. Dimulai dengan pinangan kepada orang tua / wali, membayar mahar, dan menikah.

Jika menyimak 3 model pertama dalam perkawinan masyarakat zaman jahiliyah di atas, ada kesamaan budaya dengan perilaku seks bebas, MBA, prostitusi dan hamil di luar nikah yang kian marak di zaman sekarang. Adakah ini pertanda titik balik budaya kontemporer yang bakal kembali ke zaman jahiliyah yang primitive dan gelap seperti dulu ?
Tidak diragukan lagi bahwa kejadian besar yang menimpa umat Islam mendorong kita untuk selalu merenung tentang keadaan dan apa yang menimpa mereka dari pergantian hari dan tipu daya malam. Dulu, mereka berpegang teguh pada agamanya. Merekalah umat yang luhur, dimana tentara mereka dapat berdiri tegak di hadapan pasukan musuh yang melampaui batas, yang terbesar pada masa itu.

Mereka mengatakan “Sesungguhnya Allah mengutus kami untuk mengeluarkan umat ini dari penyembahan kepada hamba sahaya menuju penyembahan kepada Allah Ta’ala yang satu. Mengeluarkan manusia dari kezaliman berbagai agama kepada keadilan Islam. Membebaskan manusia dari sempitnya dunia menuju luasnya dunia dan akhirat.”

Begitupun para penggantinya, pernah menyampaikan dengan penuh percaya diri kepada awan yang berhembus di udara, “Turunkanlah hujan sekehendakmu, maka pastilah curahanmu akan menimpaku.” Salah satu pemimpinnya menceburkan kudanya ke lepas pantai, dimana berakhirlah satu bidang bumi di hadapan matanya, lalu ia berkata, “Demi Allah, seandainya aku tahu bahwa di belakangmu ada daratan dimana orang mengkafirkan Allah, pastilah aku akan memeranginya di jalan Allah.”

Maka (seolah-olah) bumi dilipatkan untuk mereka, semua kesulitan dimudahkan, dan tegaklah hukum keadilan dimana mereka berada. Dan (saat itu) tidak ada orang merdeka yang diperbudak di tanah mereka, juga tidak ada orang yang dizalimi. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam(pernah) berdiri untuk jenazah orang Yahudi yang lewat di depan mereka seraya berkata, “Bukankan ia juga manusia?”

Dan khalifah mereka, Al-Faruq, pernah menyuruh seorang Nashrani dari mesir untuk meng-qishash anak dari gubernur mereka seraya berkata, “Sesungguhnya, seorang anak tidak memukul kecuali dengan kekuasaan ayahnya.” Kemudian beliau mengatakan sesuatu yang kekal (dalam ingatan) hingga sekarang, “Ya ‘Amr, sejak kapan kamu memperbudak manusia, sedangkan ibu-ibu mereka telah melahirkan mereka dalam keadaan merdeka?”

Peradaban yang Manusiawi
Hampir berlalu satu atau dua generasi, hingga Islam menjadi sebuah ”butik peradaban” yang memiliki bangunan canggih. Di dalamnya menyatu berbagai penghasilan alam. Maka muncullah dari golongan ahli hadits Imam Bukhari, Muslim An-Nîsâbûrî, Abu Dawud as-Sajastanî, dan An-Nasai. Begitu juga Ibnu Hambali Al’Arabi Asy-Syibani. Dan dari golongan ahli tafsir diantaranya Ath-Thabari dan Qurthubi. Begitu juga Ibnu Katsir, Al-Arabi Al-Qurasyiyyi. Kemudian dari ilmu kedokteran dan filsafat diantaranya Ar-Raazi, Ash-Shaby, Ibnu Rusyd Al-Andalusy.

Mereka mengangkat syi’ar: “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu adalah yang paling bertaqwa.” (QS. Al-Hujurat: 13). Mereka juga mempunyai seruan: “Tidak ada keutamaan orang Arab atas orang asing kecuali dengan ketaqwaan.”
Zaman silih berganti, dan setiap sesuatu kalau tidak sempurna pasti ada kekurangan. Faktor kelemahan menghinggapi umat Islam dari sisi internal, juga faktor tekanan yang terus menerus dari sisi eksternal. Dan bergoncanglah martabat Islam dalam diri umat ini dan pimpinannya. Tentaranya rapuh dan perlawanannya luluh serta musuh-musuh punya pengaruh dari segala sisi. Benarlah apa yang difirmankan Allah Ta’ala: “Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya”(QS. Al-Kahfi: 20).

Perang Salib

Semuanya dalam satu serangan yang dilancarkan kepada mereka dan menewaskan jutaan kaum muslimin. Hasil-hasil bumi mereka dirampas secara rapi dan budi pekerti anak bangsa mereka dihancurkan dengan Penjajah bangsa barat kemudian menancapkan cakarnya, dari Turkistan timur, Filiphina dan Indonesia dari sisi sebelah timur sampai negeri Spanyol dari sisi barat. Dan dari Eropa tengah di sisi utara sampai Afrika di sisi selatan.

sengaja. Di antara mereka terdapat jarak antara sebab-sebab munculnya kekuatan dan faktor-faktor kebangkitan.

Orang-orang dari pasukan Italia meneriakkan seruan yang bergemuruh setelah menggempur Libia: “Wahai ibu, janganlah engkau menangis, tapi tertawalah dan berharaplah, sungguh aku akan pergi ke Tripoli dengan perasaan riang gembira. Aku akan tumpahkan darahku untuk membinasakan umat! Untuk memerangi Islam dan aku akan memerangi dengan sepenuh kekuatanku untuk menghancurkan al-Qur’an.”

Orang-orang dari pasukan Inggris meneriakkan seruan seniornya, Gladiston yang mengatakan dengan penuh congkak: “Wajib untuk menghilangkan al-Qur’an.” Mereka juga melihat pimpinannya, Lord Lamby memasuki Al-Quds pada perang dunia pertama seraya berseru: “Hari ini Perang Salib telah usai.” Jenderal Prancis, Ghoro menendang makam Shalahuddin di Syiria, lalu mengatakan, “Kami datang kembali, wahai Shalahuddin.”

Setelah itu, warga dunia dikejutkan dengan kejadian yang dilakukan Serbia dan Kroasia terhadap muslim Bosnia… lima puluh ribu muslimah telah ternodai kehormatannya di hadapan mata dan telinga orang-orang Eropa dan Amerika dan juga pasukan PBB. Mereka dihamili oleh janin-janin anjing yang terlaknat! Sungguh tidak hanya mereka yang dicela dan dibenci, seharusnya kita mencela diri kita sendiri dan kelemahan kita.

Bobroknya Peradaban Barat

Kita tidak bersikap apriori dengan semua peradaban barat. Bahkan, kita mengakui apa-apa yang telah mereka persembahkan untuk kemajuan dunia dalam hal sains dan teknologi serta kebangkitan dalam ilmu pengetahuan, seni, politik dan sosial.

Bagaimana kita memungkiri itu semua, padahal kita adalah anak dari sebuah peradaban dimana Al-Qur’an mengatakan: “Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa.” (QS. Al-Maidah:
Akan tetapi, pada waktu yang bersamaan kita membenci kelalaian, karena hal itu akan membuat kemurkaan Allah. Allah berfirman: “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai” (QS. Al-A’raf: 179). Kita benci, Allah melihat kita termasuk bagian dari orang-orang yang lalai dimana mereka tidak mengenal musuh daripada teman.

Sungguh kita telah melihat benih-benih permusuhan atas diri umat Islam berdiri tegak di atas pondasi yang kokoh. Kita juga melihat hati-hati mereka terbakar oleh kedengkian, yang digerakkan oleh dongeng-dongeng sesat. Mereka jadikan dongeng itu sebagai agama hingga salah seorang senior mereka mengatakan, sesungguhnya Tuhan telah menurunkan wahyu untuk menggempur Irak dan merobohkan sistem peradilannya. Mereka mengatakan dengan lantang bahwa perang terhadap umat Islam adalah perang salib.

Kita telah mengetahui dengan sebenar-benarnya bahwa peradaban Eropa dan Amerika tidak ada kaitannya dengan agama masehi yang dibawa oleh Utusan Allah, Nabi Isa ‘Alaihis Salam.

Agama ini berdiri atas dasar toleransi dan cinta kasih. Kita sepakat apa yang pernah dikatakan Welez, pengarang kitab ‘Ma’alim fi Tarikh al-Insaniyyah (Petunjuk-petunjuk dalam Sejarah Manusia), penulis mengatakan: “Sesungguhnya bangsa Eropa telah terbiasa sejak lama menjadikan ajaran-ajaran Yesus Sang Penyelamat sebagai penghalang yang kuat.

Sejak Eropa masuk ke dalam era kebangkitan, mereka memutuskan untuk menjadikan agama dan gereja dalam kehidupan mereka tempat yang sejauh-jauhnya. Mereka memisahkan agama dari kehidupan dunia. Akan tetapi kita mendapatkan sekarang, agama menjadi tunduk kepada hawa nafsu mereka dalam kecongkakan dan keterpaksaan, seperti yang kita lihat. Mereka jadikan agama palsu itu lebih buruk dari apa yang diperkirakan yaitu kefanatikan yang terkutuk, dimana mereka tidak mengindahkan ajaran-ajaran langit lagi.

Kita mengetahui bahwa di barat banyak cendikiawan. Mereka tidak rela apa-apa yang berubah dari alam ini karena pengaruh peradaban mereka. Permusuhan ini membuat perasaan mereka tidak dapat tidur di alam ini, karena ulah siasat mereka.

Sesungguhnya 94 persen penghasilan dunia datang dari negara industri mereka dan 75 persen investasi dunia mengarah ke negara-negara mereka. Kekayaan alam berada pada segelintir orang-orang kaya. Dua ratus orang di negara mereka memiliki harta sebanyak 1 Milyar Dollar, sedangkan 582 juta orang di 43 negara-negara berkembang hanya memiliki 146 juta Dollar.
Satu juta orang yang hidup di negara-negara berkembang tidak memiliki cadangan air minum yang baik dan 43 juta manusia mengidap penyakit aids, buah dari eksperimen mereka.

Mereka mengeluarkan kekayaan alam untuk pembuatan senjata dan hal-hal lain yang berlebihan. Disamping itu, terdapat 73 juta penduduk arab hidup berada di bawah garis kemiskinan dan 15 juta orang pengangguran.

Apakah ini semua hasil dari peradaban mereka yang sekarang memimpin dunia, yang bisa membuat hidup ini abadi? Atau hal tersebut merupakan peringatan akan sebuah kehancuran bila tidak mengikuti pendapat para cendikiawan? Perhatikanlah, kehancuran Barat sudah di depan mata.

Makna Kemajuan Peradaban

Peradaban bukan sekadar kemajuan dari segi materi saja, akan tetapi ia adalah kemajuan dari segi materi yang berdiri berlandaskan asas-asas keruhanian dan akhlak yang luhur, serta nilai kemanusiaan yang agung.

Peradaban bukan terbatas pada perkembangan kota saja, akan tetapi merupakan sebuah anugerah umat dari segala sisi, baik materi maupun etika. Dan nilainya dilihat dari kebaikan manusia yang ada.

Benar apa yang difirmankan Allah Ta’ala kepada umat Islam: “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia” (QS. Ali Imran: 110) dan firman Allah: “Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi” (QS. Ar-Ra’du: 17).

Wahai Umat Islam!

Sesungguhnya putera-puteri kalian dituntut untuk memikirkan masalah ini lebih dari yang pernah dilakukan pada masa lalu. Mereka harus mengetahui kebutuhan manusia dan urgensi misi dakwah yang mereka emban serta peradaban yang mereka agungkan. Sesungguhnya semangat tinggi yang digelorakan pemuda-pemuda kita di hadapan agresi Barat dan Zionis-AS akan membangkitkan umat ini dari tidur panjangnya dan memperingatkan mereka dari tipu daya dan bualannya.

Sesungguhnya kita berada pada puncak sejarah yang dapat melumpuhkan peradaban yang penuh paksaan, perbudakan, kezaliman dan kecongkakan untuk memberikan tempat bagi peradaban yang lebih adil dan manusiawi.

Allah Ta’ala berfirman: “Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya”. (QS. Yusuf: 21)

maya sekarang ini.

Dengan demikian informasi jadi begitu mudah menyebar, sekaligus
mendorong terjadinya fenomena globalisasi budaya. Tapi problemnya tidak
semua warga dunia mampu mengikuti perkembangan globalisasi dan
memanfatkannya. Sebagian besar negara berkembang, termasuk Indonesia
malah sering menjadi obyek kemajuan dan kesiapan negara kaya. Yang terjadi
mengalirnya begitu banyak informasi dari negara -negara maju khususnya Barat
ke negara-negara berkembang. Atau terjadi unevent globalization, globalisasi
yang timpang (Lister et all, 2003:200).

Konsep free flow of information antarnegara di dunia yang pernah
diperjuangkan pada massa 1980 -an hanya menjadi wacana pada tataran
konseptual (Mc Bride, 1982). Prakteknya arus inf ormasi di media-media
internasional masih didominasi negara -negara maju, terutama Amerika Serikat.
Negara dunia ketiga lebih banyak menjadi penerima, tanpa mampu mengirimkan
secara seimbang informasi mengenai negaranya. Bahkan kalaupun ada informasi
dari negara berkembang, informasi tersebut berada dalam bingkai persepsi
negara-negara maju. Akhirnya yang tampil di media internasional lebih banyak
sisi negatif. Inilah yang kemudian memunculkan konsepsi imperialisme budaya.
Dimana negara Barat, khususnya Amer ika, melalui penyebaran informasi tadi
telah menyebarkan budaya mereka ke dalam kehidupan negara dan bangsa lain
di dunia. Dari informasi pemberitaan, film, lagu -lagu, hingga gaya hidup orang
Amerika, atau Barat menjaditre n d di berbagai negara termasuk Indonesia.
Dalam globalisasi bahasa tidak lagi menjadi penghalang. MTV misalnnya
bisa masuk mulus ke berbagai bangsa di dunia, termasuk Indonesia. Lagu-lagu

Britney Spears, Michael Jackson , hingga musik hip hop Black Eye Peasdengan

lagu Where is the Love-nya. Ataupun juga demam fenomena American Idols yang
gaungnya sampai di pelosok dunia, termasuk Indonesia. Pop Culture yang
diproduksi secara massal di Amerika Serikat untuk kepentingan hiburan,
merambah secara global, merasuk ke mana -mana dengan menawarkanmitos
dan gaya hidup. Media-media global merambah dunia bukan hanya dengan
jaringannya yang luas,content yang menarik, tetapi di dalamnya juga
menawarkan mitos dan gaya hidup. Seakan dengan mengkonsumsi lagu -lagu
MTV, menjadi simbol semangat muda modern yang bebas. Sama halnya ketika
seseorang memakai sepatuNik e, mitosnya lebih sehat dan sportif. Atau

kesegaran dan jiwa muda dengan minum Coca Cola atauPepsi’s Nex

Generations dan sebagainya.

Mc Donald adalah sebuah contoh lain dari simbol yang sangat te pat dari
internasionalisasi aspek budaya Amerika dalam praktek bisnis yang merambah
seluruh dunia. Keberadaan McDonald hingga Moskow dan kota -kota Eropa
Timur yang lain, merupakan simbol yang amat tampak dari adanya pergeseran
dari ekonomi sosialisme menjadi ekonomi pasar di sana (Ritzer, 2000).
Keberhasilan McDonald membawa recipe standard dari pusatnya di AS melalui
strategi penyesuaian dengan selera lokal, telah mampu menancapkan kuku
‘invasinya’, baik di negara yang penduduknya mayoritas Muslim, Hindu, Budha
maupun Kristen. “They know local tastes — a beefburger is unwelcome in Hindu

India, a baconburger can not be sold in muslim countries — demands alterationsto the recipes. Mc Donalds must operate as much on local basis as it does on aninternational one if people are to consume the burgers and relish (Lister, et al,2003, 202).

Kondisi semacam ini tentu saja memunculkan kekhawatiran, bahkan krisis
kebudayaan di berbagai negara. Budaya lokal, baik yang berupa seni maupun
budaya pop lokal banyak yang terancam tersisihkan. Atau terkontaminasi dari
budaya global dari Amerika. Walhasil ada ketegangan -ketegangan karena
terjadinya benturan antara budaya global yang dianggap modern, dengan budaya
lokal yang mewakili semangat nasionalisme atau bahk an kedaerahan, tapi juga
yang berkesan tradisional.

Kekhawatiran atau penolakan globalisasi yang juga sering disebut dengan
Amerikanisasi ini muncul tidak hanya di negara berkembang ataupun negara
dunia ketiga. Di negara maju Eropa seperti di Perancis, Je rman, Itali bahkan
Inggrispun tak henti-hentinya muncul kritikan dan ketidaksukaan pada globalisasi
yang mereka nilai sebagai Amerikanisasi itu. Sebagaimana dikemukakan oleh
Simon Frith (2000), profesor dari University of Stirling, Scotlandia Inggris, yan g
mengatakan “At the end of nineteenth century, there has been a recurrent fear of

‘Americanization’, whether articulated in defence of existing European culture or
as and attack from the third world againt ‘cultural imperialism’, and it is easy
enough to envisage to media future in which MTV is on every screen, a
Hollywood film in every movie theatre. Disneyland in every continent. Meriah
Carey on every radio station, and Penthouse and Cosmopolitan in every

newsagent. How seriously should we take this pictures?

Kekhawatiran yang paling tampak justru muncul di negara tetangga dekat
Amerika Serikat, yaitu Kanada. Negara ini karena saking khawatirnya dengan apa
yang disebut “the invasion from the South”, pemerintahnya sampai memiliki
kementerian warisan budaya (Ministre of Cultural Heritage). Yang tugas
utamanya adalah menjaga budaya Kanada dari serbuan budaya dari Selatan
(Amerika Serikat). Kementrian ini memberikan kemudahan terhadap berbagai
produk budaya lokal di media massa. Disamping juga memberik an insentif
terhadap tumbuhnya film-film kanada maupun bentuk budaya yang lain.
Kanada layak khawatir, karena negara ini memang dibanjiri oleh media
dan produk budaya Amerika. Sementara pada tahun 1997 Kanada pernah
ditekan oleh World Trade Organisation (WTO), ketika melakukan pelarangan
terhadap peredaran majalah Sports Illustrated milik kelompok Time Warner
(Chesney, 2000:81).

Kanada tidak sendirian, Australia juga pernah mengalami tekanan dari
WTO pada bulan April 1998, berkait dengan ketentuan kuota i si media domestik.
Di negara-negara lain juga muncul isu sensitif adanya tekanan, untuk membuka
pasar medianya. Norwegia, Denmark, Spanyol, Mexico, Afrika Selatan, dan
Korea Selatan merupakan contoh yang memiliki tradisi memproteksi media
domestik dan industri budaya nasional mereka. Pemerintah negara -negara
tersebut mensubsidi film-film lokal dan berusaha melestarikan industri -industri
kecil produksi film mereka. Di musim panas 1998, menteri kebudayaan dari 20
negara, termasuk Brasil, Mexico, Swedia, It aly dan Pantai Gading, bertemu di
Ottawa membicarakan bagaimana mereka dapat membuat aturan dasar untuk
melindungi ongkos budaya dari “Hollywood juggernaut” (serbuan luar biasa dari
Hollywood). Rekomendasi pertemuan itu meminta agar perlindungan terhadap
kebudayaan lokal dikeluarkan dari kontrol WTO (Chesney, 2000: 82).

Kondisi globalisasi yang timpang tersebut memang tidak berarti ‘dunia
runtuh’, dan tidak pula semua orang menjadii pesimis. Ada suatu pemikiran yang
menarik tentang efek globalisasi buday a. Sebagaimana dikemukakan oleh
Richard Dawkins, ahli Biologi dari Oxford University, yang menunjukkan konsep
ketahanan sosial masyarakat dari perubahan. Dawkins ilmuwan selebritis dari
Inggris yang dikenal sebagai juru bicara teori Darwin dan penulis buk uSel fish

Gen (1978), mengungkapkan konsepsi meme dalam kehidupan sosial. Menurut

Dawkins setiap kelompok sosial memilikimeme, sebagaimana individu memiliki

gen yang akan senantiasa diturunkan kepada anaknya. Melalui meme, kelompok

sosial akan mempertahan karakteristik nilai-nillai sosial dan budayanya kendati
kelompok itu diterpa serbuan gencar budaya lain.Meme menyebar melalui
komunikasi dan sosialisasi, ia merupakan suatu unit informasi yang tersimpan di
benak seseorang, yang mempengaruhi kejadian di lingkungannya sedemikian
rupa sehingga makin tertular luas ke benak orang lain (Lull, 1998).

Bisa jadi karenameme, bangsa Jepang kendati maju seperti Barat, tetapi
budaya tradisional mereka tetap terpelihara dengan baik. Kesenian Tradisional
Jepang seperti Kabuki, Sumo, Karate, ataupun TarianYo sa k o i justru malah
berkembang dan dikenal di manca negara. Begitu pula orang Tionghoa, kendati
sudah ratusan tahun berada di negara lain, budaya mereka tetap bertahan,
dengan enclave China town di berbagai kota dunia. Tak heran kalau kalangan
Tionghoa di berbagai perantauan masih akrab dengan kesenian China daratan
seperti Barongsai, Liang Liong dan lain-lain. Ini juga berlaku untuk Orang Jawa
yang sudah tinggal ratusan tahun di Suriname.

Gerakanpostmodernisme juga memberikan angin segar bagi budaya lokal
dan seni tradisional. Ketika masyarakat sudah mengalami kejenuhan dengan
berbagai hal yang bersifat modern dan global, maka justru mereka kembali
kepada hal-hal bersifat etnik, tradisionil, atau dikenal dengan r etradisionalisasi.
Namun terlepas dari itu semua, meningkatnya globalisasi dan
komersialisasi dalam sistem media memang layak untuk dicermati dan
diantisipasi. Fenomena komersialisasi media global dirasakan secara signifikan
semakin menyatu dengan konsep neoliberal, ekonomi kapitalisme global. Hal
demikian tidak aneh mengingat meningkatnya pasar media global disamping
dikarenakan perkembangan teknologi digital yang baru dan teknologi satelit yang
membuat pasar global menjadi semakin efektif dan lukratif (menguntungkan),
sebenarnya juga dipelopori oleh institusi kapitalisme dunia, seperti World Trade

Organisation (WTO), World Bank, International Monetery Fund (IMF),Pemerin tah

Amerika Serikat dan Perusahaan -perusahaan Transnasional.

Dalam perkembangannya, sistem media global juga terbukti menurut
Robert W Chesney dalam pemberitaannya memiliki kebijakan mendukung misi –
misi WTO, IMF, NAFTA, GATT yang tak lain untuk mewujudkan sistem ekonomi
dunia yang bebas (neo liberal), yang jelas-jelas menguntungkan mereka

(Chesney, 2000, halxxxxiii). Kritikan dan kekhawatiran terhadap media dan
jurnalis yang mendukung kepentinganholdings dan kapitalisme, juga
dikemukakan oleh Bill Kovach dan Tom Rosenstiel dalam Sembilan Elemen

Jurnalisme(2003).

Refrensi:

http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/1820763-sejarah-seks-bebas/

http://sunatullah.com/tulisan-artikel/kebobrokan-budaya-barat.html

http://www.scribd.com/doc/5141678/Globalisasi-Budaya

Ilmu Budaya dan Sistem Informasi

March 9, 2011 § Leave a comment

A. Pendahuluan

Definisi Ilmu

Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia.

Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.

Ilmu bukan sekedar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemologi.

Definisi Budaya

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.

Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri.”Citra yang memaksa” itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti “individualisme kasar” di Amerika, “keselarasan individu dengan alam” d Jepang dan “kepatuhan kolektif” di Cina. Citra budaya yang brsifat memaksa

tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.

Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.

Definisi Sistem

Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi,materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.

Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.

Kata “sistem” banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.

Definisi Informasi

Informasi adalah pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun demikian, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.

Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi. Informasi yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi statistik. Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan alirannya.

B. Isi

Ilmu dan Budaya

Secara sederhana IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari th humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.

Sistem Informasi

Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. Sistem Informasi Penjualan adalah suatu sistem informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan.

Informasi dan  Ilmu

Pengaksesan informasi secara online sangat bermanfaat bagi IPTEK. Dalam IPTEK internet menjadi kebutuhan sehari-harinya. Karena melalui internet maka orang bisa mengetahui ilmu pengetahuan yang kita tidak ketahui menjadi tahu. Kemudian manfaat yang lainnya internet bagi IPTEK, yaitu mempelajari teknologi-teknologi yang berkembang saat ini. Dan juga bisa membantu dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah yang tugasnya membuat laporan-laporan lainnya. Seperti laporan makalah ekonomi, biologi, kimia, fisika, dan lain-lain. Kalau kita hanya berpatokan dengan buku saja maka kita akan mengalami kerepotan dalam mencarinya. Bukan hanya makalah, laporan penelitian juga bisa seperti jurnal yang hanya bisa didapatkan di internet.

Tapi di tiap sekolah di Indonesia khususnya sekolah negeri, pemerintah sudah memasang computer di tiap sekolah plus internet. Agar siswa dan siswi Indonesia tidak menjadi bodoh dalam menggunakan computer dan internetnya. Tapi internet tidak selalu menguntungkan ada juga kerugiannya seperti adanya situs-situs yang tidak wajar untuk ditampilkan di depan public. Kesemua itu dilakukan oleh manusia hanya untuk mencari sensasi. Tapi manusia tidak tau apa yang akan terjadi jikalau anak-anak yang melihatnya. Mereka bisa terpengaruh dan juga bisa menirunya jika mereka suka.

Internet tidak selalu menguntungkan ada juga sisi negativenya. Tapi kalau untuk mencari berita-berita atau informasi penting itu sangat berguna sekali. Internet merupakan sarana pendidikan untuk menambah wawasan. IPTEK di Indonesia cukup bagus. Dimana pendidiknya profesional dan berpengalaman. Kesemua itu dilakukan agar Indonesia tidak lagi menjadi negara terbelakang dalam hal pendidikan. Faktor yang menghambat pendidikan di Indonesia adalah kurangnya modal untuk mendirikan dan menyekolahkan orang-orang yang kurang mampu.

Sebelum adanya Internet, masalah utama yang dihadapi oleh pendidikan di seluruh dunia adalah akses kepada sumber informasi. Perpustakaan yang konvensional merupakan sumber informasi yang sayangnya tidak murah. Buku-buku dan journal harus dibeli dengan harga mahal. Pengelolaan yang baik juga tidak mudah. Sehingga akibatnya banyak tempat di berbagai lokasi di dunia yang tidak memiliki perpustakaan yang lengkap. Adanya Internet memungkinkan mengakses kepada sumber informasi yang mulai tersedia banyak. Dengan kata lain, masalah akses semestinya bukan menjadi masalah lagi.

Tetapi di Indonesia, belum semua pendidikan menggunakan internet. Ada beberapa alasan mengapa di Indonesia belum semua pendidikan menggunakan internet, faktornya adalah :

Kurangnya penguasaan bahasa Inggris. Suka atau tidak suka, sebagian besar informasi di Internet tersedia dalam bahasa Inggris. Penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keunggulan (advantage).

Kurangnya sumber informasi dalam bahasa Indonesia. Kita sadari bahwa tidak semua orang Indonesia akan belajar bahasa Inggris. Untuk itu sumber informasi dalam bahasa Indonesia harus tersedia. Saat ini belum banyak sumber informasi pendidikan yang tersedia dalam bahasa Indonesia. Konsep berbagi (sharring), misalnya dengan membuat materi-materi pendidikan di Internet, belum merasuk. Inisiatif langka seperti ini sudah ada namun masih kurang banyak.

Akses Internet masih mahal. Meskipun sudah tersedia, akses ke Internet masih mahal. Namun hal ini diharapkan akan menjadi lebih murah di masa yang akan datang. Diharapkan akselerasi penurunan harga menjadi fokus utama dari Pemerintah. Mekanisme lain adalah adanya subsidi dari pemerintah untuk institusi pendidikan.

Akses Internet masih susah diperoleh. Beberapa daerah di Indonesia masih belum memiliki jalur telepon yang dapat digunakan untuk mengakses Internet.

Selain dari dampak positif, internet juga berdampak negatif bagi para pelajar. Pengguna internet terbesar saat ini adalah para pelajar SLTP diikuti oleh pelajar SLTA dan kalangan mahasiswa justru menempati urutan ketiga (kecuali di warnet yang berdekatan dengan kampus). Dalam sebuah survey, para pelajar SLTP, SLTA dan SD sebagian besar menggunakan internet untuk bermain game dan chatting. Dan rata-rata mereka rela menghabiskan waktu 3-5 jam/ hari dengan mengeluarkan uang Rp.7000 – Rp.30.000/hari untuk bermain internet. Memang tidak semua pelajar hanya menggunakan internet untuk bermain game dan chatting. Memang diantara mereka juga menggunakan internet untuk sarana mencari pengetahuan, namun yang melakukan hal itu jumlahnya tidaklah banyak.

Game dan chatting bisa membawa effect kecanduan. Dan apabila sudah kecanduan tentu effect sampingnya akan membuat anak menjadi malas belajar, malas mengaji dan setiap ada kesempatan selalu berusaha untuk bermain game dan chatting. Dampak negatif bermain game hampir sama dengan dampak permainan Play Station dimana seseorang yang sudah kecanduan akan betah seharian bermain dan bahkan lupa makan, lupa minum dan lupa kalau hari esok masih ada.

Begitu juga dengan chatting, para pelajar yang melakukan kegiatan ini menganggap waktu 5 jam sama dengan 10 menit. Dan mereka cenderung memanfaatkan chatting untuk sekedar ngobrol kesana-kemari dengan teman kencannya di internet dan bahkan tidak menutup kemungkinan juga mengarah kepada pembicaraan yang porno. Effect permainan game dan chatting ini justru lebih berbahaya dari kekhawatiran kita sekitar 5 tahun lalu tentang maraknya situs-situs porno. Karena berdasarkan pengamatan, ternyata situs porno hanya berefek pada euforia dan dalam waktu singkat mereka sudah akan bosan. Namun effect game dan chatting adalah effect candu yang bisa membuat penggunanya menjadi ketagihan dan ini yang sangat berbahaya bagi dunia pendidikan kita. Beberapa kejadian di Indonesia menunjukan ada kasus perkosaan oleh teman chatting, penipuan oleh teman chatting

Informasi dan Budaya

Globalisasi pada hakikatnya ternyata telah membawa nuansa budaya dan nilai yang mempengaruhi selera dan gaya hidup masyarakat. Melalui media yang kian terbuka dan terjangkau, masyarakat menerima berbagai informasi tentang peradaban baru yang datang dari seluruh penjuru dunia. Begitulah, misalnya, banjir informasi dan budaya baru yang dibawa media tak jarang teramat asing dari sikap hidup dan norma yang berlaku. Terutama masalah pornografi, dimanasekarang wanita-wanita Indonesia sangat terpengaruh oleh trend mode dari Amerika dan Eropa yang dalam berbusana cenderung minim, kemudian ditiru habis-habisan. Sehingga kalau kita berjalan-jalan di mal atau tempat publik sangat mudah menemui wanita Indonesia yang berpakaian serba minim mengumbar aurat. Di mana budaya itu sangat bertentangan dengan norma yang ada di Indonesia. Belum lagi maraknya kehidupan free sex di kalangan remaja masa kini. Pengaruh informasi terhadap budaya ini memang menyebabkan pengaruh yang paling parah. Kalau di negara Indonesia ini hamper semua masyarakatnya telah mengikuti budaya yang seperti di Amerika dan Eropa, pasti akan ada perpecahan dari dalam negeri ini, akan ada pertentangan yang mungkin akan berdampak buruk bila orang yang mengikuti gaya Eropa dan Amerika itu melawan. Karena kalau mereka melawan, mereka akan berfikir negara Indonesia ini seperti negara luar yang bebas. Jadi mereka akan melakukan tindakan yang bebas sesuka hati mereka untuk mempertahankan gaya yang ditiru oleh mereka.

Kehidupan sosial masyarakat juga ikut berdampak akibat perkembangan informasi tersebut, terutama pada perkembangan internet. Dampak dari pengaruh tersebut adalah kurangnya sikap gotong-royong dari masyarakat, individualisme terlihat pada masyarakat kota. Hubungan sosial yang terjalin di masyarakat kita bisa hanya dengan menggunakan via hand phone atau via email. Memang cara seperti itu praktis, cepat dan mudah. Tapi tanpa sadar mereka tidak dapat bersilaturahmi secara langsung.

Pengaruh positif dari informasi yang berkembang di dunia bagi budaya yaitu pengetahuan budaya. Indonesia yang belakangan ini budayanya yang dimiliki sering diakui atau diklaim oleh negara lain kini seluruh dunia dapat melihat dan mengenal bagaimana kebudayaan di Indonesia, sehingga seluruh dunia dapat tau bagaimana isi di setiap masing-masing negara, sebenarnya selain memamerkan bdayanya, Indonesia juga harus memberikan hak paten terhadap budaya-budayanya agar tidak di curi lagi oleh negara lain kalau Indonesia sudah mengukuhkannya. Jadi mudah-mudahan tidak akan ada lagi pengakuan dari Negara-negara lain terhadap kebudayaan bangsa Indonesia.

Sistem dan Budaya

Di atas telah dikatakan sistem adalah kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak. Dan budaya adalah sesuatu perilaku dari sekelompok masyarakat yang menjadi suatu tradisi atau kebiasaan yang dilakuukkan secara turun temurun dari sekelompok masyarakat dan itu menjadi ciri khas dari kelompok mereka. Menurut saya hubungan antara sistem dan budaya adalah dalam hal penggerak dan kesatuan bagian yang saling berhubungan . Budaya di Indonesia pasti ada penggerak atau yang malukukan kegiatan kebudayaan tersebut, yaitu masyarakat Indonesia itu sendiri. Indonesia memiliki banyak ragam suku-suku sehinngga budaya yang ada di Indonesia bermacam-macam. Walaupun berbeda-beda suku dan budaya, Indonesia memiliki ‘binika tunggal ika’ yang artinya walaupun berbeda-beda tapi tetap satu jua. Jadi suatu sistem yang menghubungkan budaya di Indonesia adalah sebuah negara Indonesia yang dipimpin seseorang Presiden. Presiden mengatur pergerakan sistem di Indonesia agar perdamaian selalu terjalin di sini.

Manusia dan informasi.

Dalam kesehariannya manusia tidak dapat terlepas informasi-informasi yang ada disekitarnya. Mengapa demikian? Karena manusia memiliki panca indera yang berfungsi menerima setiap informasi bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Tak bisa dipungkiri bahwa setiap input yang masuk kedalam panca indera kita dapat menjadi sebuah informasi, entah itu menjadi informasi yang bermanfaat ataupun tidak. Dan bila manusia itu sendiri merasa bahwa informasi itu sangat penting bagi dirinnya maka akan timbul perasaan keingintahuan dan penasaran untuk mendapatkan informasi tersebut sebanyak-banyaknya.

Banyak sekali cara untuk mendapatkan informasi yang berguna bagi manusia. Misalkan didalam sebuah keluarga, seorang Ayah membaca Koran di pagi hari untuk mendapatkan informasi berita atau peristiwa kejadian yang telah terjadi, melihat harga penjualan suatu barang, mencari informasi lowongan pekerjaan. Sang Ibu membaca majalah atau tabloid untuk mendapatkan informasi bagaimana cara mengurus si buah hati yang masih bayi, mendapatkan resep-resep makanan yang bervariasi, serta tips-tips menjaga rumah tangga yang harmoni. Begitupun sang anak yang mendapatkan informasi dari tayangan televisi, teman bermainnya, buku-buku cerita maupun pelajaran, serta internet yang sekarang sudah dapat diakses dibanyak tempat.

Selain manusia membutuhkan informasi bagi dirinya, manusia sebagai makhluk sosial perlu memberikan informasi pula bagi orang lain. Memberikan informasi kepada orang lain diperlukan karena manusia saling terkait antara yang satu dengannya lainnya dalam rangka saling memenuhi kebutuhannya masing-masing.

Banyak sekali media untuk dapat memberikan informasi tersebut baik kepada individu / perseorangan (misalkan dengan surat, telephone, sms, fax, e-mail) serta kelompok atau masyarakat luas (misalkan dengan memasangkan iklan atau pengumuman melalui banner di jalan-jalan, televisi, penerbitan buku-buku, dll). Sehingga banyak sekali cara-cara yang variatif dan menarik dalam memberikan informasi agar orang lain mau untuk menggali lebih dalam informasi yang diberikan tersebut.

Pentingnya dan dampak dari sebuah informasi.

Peningkatan kemampuan manusia dalam mendapatkan, menyebarkan, serta mengolah informasi berdampak sistemik terhadap kehidupan manusia secara keseluruhan. Dari segi waktu yang tersisa banyak akibat pengelolaan informasi yang sangat cepat, manusia dapat menggunakannya untuk mencari informasi yang lainnya atau melakukan aktifitas yang bermanfaat. Manusia pun akan semakin berkembang karena ia mendapatkan informasi yang sebanyak mungkin ia dapatkan. Selanjutnya manusia akan berubah cara berfikirnya, bisa menjadi lebih realistis, mudah beradaptasi, mampu melihat keadaan lingkungan disekitarnya, serta cara pandang wawasan yang lebih luas. Selanjutnya manusia akan terus mengembangkan potensi yang ada pada dirinya tersebut untuk kehidupan yang lebih baik lagi.

Namun disisi lainnya manusia bisa terjebak dengan dimudahkannya dalam mendapatkan informasi yang ia inginkan. Manusia akan merasa terlena sehingga tanpa sadar berjalan dalam kelalaiannya sendiri. Selain itu informasi yang bersifat negatif pun bila tidak difilter dan langsung diterima begitu saja maka akan menyebabkan berdampak buruk bagi seseorang. Informasi tersebut akan merubah cara pandang, gaya hidup, pergaulan, serta kebiasaan yang berbeda dan dianggap aneh bagi orang lain disekitarnya karena bisa jadi berbenturan norma-norma atau nilai-nilai yang ada dimasyarakat.

Informasi-informasi yang terlalu banyaknya akan masuk dan terlalu mudah diakses ini akan mampu merubah kepribadian seseorang. Dalam kehidupan nyata dimasyarakat remajalah yang akan sangat mudah terpengaruh atas informasi yang masuk kepadanya. Alasannya klasik yakni karena remaja dianggap sebagai seseorang yang masih mencari jati dirinya. Bila informasi yang diterima berdampak positif hal ini tentu menjadi harapan dari penemuan dan pengembangan dari sebuah teknologi, namun bila sebaliknya akan sangat merugikan sekali akibatnya. Remaja akan kehilangan jati diri yang telah tertanam dari para leluhurnya. Bila setiap remaja seperti demikian maka sebuah generasi akan kehilangan jati diri bangsanya masing-masing. Walaupun perlu waktu yang panjang untuk melihat hal tersebut, namun dampak ini telah terlihat bahkan mulai dominan di dalam masyarakat.

Informasi dapat merubah nilai-nilai yang ada didalam masyarakat.

Sebuah nilai-nilai kehidupan masyarakat yang telah lama tertanam didalam sebuah masyarakat merupakan warisan turun-temurun dari para leluhurnya. Sebagai contoh masyarakat Indonesia sejak dahulu nenek moyangnya telah terkenal dengan budaya bangsa yang agak ketimur-timuran, Hal ini tercermin dari cara berpakaian yang tertutup dan rapi, tutur kata yang santun, ramah tamah, serta memiliki semangat untuk bergotong-royong.

Seiring berjalannya kemajuan teknologi dalam mengembangkan informasi yang mudah diakses dari banyaknya macam media, secara perlahan-lahan berbagai informasi yang begitu derasnya tak tertampung masuk kedalam masyarakat Indonesia, sehingga merubah paradigma berfikir dan menggeser nilai-nilai yang ada dengan tren atau kebiasaan orang diluar masyarakat Indonesia.

Nilai-nilai tadi berubah menjadi budaya yang biasa dibilang dengan budaya kebarat-baratan. Perlahan tapi pasti kebiasaan dan semangat-semangat yang dahulu mulai berubah. Dahulu seorang wanita akan malu bila berpakaian yang terlalu terbuka auratnya, serba ketat dan mini. Namun pandangan tersebut berubah, bila sekarang dengan sedikit ledekan atau cibiran seorang wanita akan malu bila ia terlihat mengenakan pakaian yang rapi, sopan dan serba tertutup.

Ini merupakan salah satu contoh dari sebuah indikator bagaimana informasi mampu menggeser serta merubah nilai-nilai yang telah lama tertanam di sebuah mayarakat. Tentunya ini merupakan dampak negatif. Mungkin salah satu solusinya adalah bagaimana masyarakat mampu untuk memilah-milah informasi-informasi yang mereka terima tanpa begitu saja.

Perlu diperhatikan kembali bahwa didalam sebuah masyarakat generasi mudalah yang sangat rentan terkena dampak negatif ini. Kebiasaan-kebiasaan yang dianggap “negatif” karena diluar nilai-nilai yang berlaku dimasyarakat itu, bila telah terbiasa dilakukan semenjak dini akan menjadi sulit untuk dikembalikan lagi. Dan berdampak kepada generasi selanjutnya.

C.   Kesimpulan

Informasi merupakan elemen dari kehidupan manusia yang saling terkait satu sama lainnya. Manusia berinteraksi kepada yang lain untuk dapat saling bertukar informasi. Banyak hal yang dapat terjadi dari proses sebuah informasi tersebut. Maka perlu adanya pengelolaan yang baik dalam hal ini merupakan fungsi dari sistem informasi. Namun dalam pelaksannanya seorang professional dibidang tersebut perlu melihat dampak dari sebuah sistem yang mereka buat. Karenanya tidak bisa diabaikan hal ini karena hanya mementingkan sesuatu keinginan akan sebuah ambisi saja.

Maka dari itu terjadi hubungan yang sangat erat antara sistem informasi dengan ilmu budaya dasar. Yakni agar mereka yang professional dibidang informasi mampu melihat mengenai masalah-masalah manusia dan budaya. Memperluas wawasan mereka dalam menyesuaikan dengan lingkungannya, peka terhadap lingkungan budaya serta kritis terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kemanusiaan dan budaya.

D. Referensi

https://rvighty.wordpress.com/2011/02/22/sistem-dan-informasi/

https://rvighty.wordpress.com/2011/02/16/ilmu-dan-budaya/

http://adityayogaprasetya.blogspot.com/2010/02/hubungan-sistem-informasi-dan-ilmu.html

http://nurulashinta.blogspot.com/2010/02/hubungan-antara-sistem-informasi-dengan.html

http://intan-berduri.blogspot.com/2010/10/hubungan-sistem-informasi-dan-ilmu.html